MERANGIN — Gubernur Jambi Al Haris secara langsung menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi kepada Pondok Pesantren Sulthon Fattah. Penyerahan dilakukan di sela-sela acara Haflah Akhirussanah Tahun 2026 yang berlangsung di kompleks ponpes, Jalan Raden Fattah Nomor 01, Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin.
Dalam sambutannya, Al Haris mengakui tidak selalu bisa hadir di setiap kegiatan pesantren karena padatnya agenda pemerintahan. Namun, ia menegaskan perhatian terhadap perkembangan lembaga pendidikan keagamaan tetap menjadi prioritas.
“Meskipun saya sering berhalangan hadir, di hati saya selalu ada untuk pesantren ini. Pondok ini luar biasa perkembangannya. Dulu belum memiliki fasilitas seperti sekarang, namun berkat keteguhan para kiai dan pengasuh, kini berkembang semakin baik,” ujar Al Haris.
Gubernur menilai Ponpes Sulthon Fattah telah menunjukkan kemajuan signifikan dari tahun ke tahun. Ia menyebut lembaga ini tidak hanya membekali santri dengan ilmu agama, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlakul karimah.
“Pondok ini semakin maju dan semakin banyak melahirkan anak-anak yang mewarisi ilmu agama. Mereka memiliki bekal untuk menjadi pribadi yang berakhlakul karimah. Hal ini tentu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi bahkan Indonesia,” katanya.
Al Haris menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh dan tenaga pendidik yang telah mendedikasikan diri di dunia pendidikan. “Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pengasuh Pondok Pesantren Sulthon Fattah serta seluruh guru yang telah berperan dalam mendidik dan mencerdaskan anak-anak bangsa,” ujarnya.
Gubernur mengakui pemerintah daerah belum sepenuhnya optimal dalam memberikan pembinaan kepada seluruh lembaga pendidikan keagamaan. Meski begitu, ia mengapresiasi semangat para pendiri dan pengasuh yang terus mengembangkan pesantren secara mandiri.
Al Haris berharap Ponpes Sulthon Fattah mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikannya ke depan. “Doa kita bersama, semoga Pondok Pesantren Sulthon Fattah semakin kuat, kualitas pendidikannya semakin baik, serta para kiai, pengasuh, dan santri senantiasa diberikan kekuatan dan istiqamah oleh Allah SWT,” tuturnya.
Acara Haflah Akhirussanah tersebut turut diisi tausiah oleh Dr. KH Marzuki Murtamar, M.Ag, Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Jawa Timur. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan umat Islam, menghormati perbedaan mazhab, serta memperkuat komitmen menjaga keutuhan NKRI.
Kegiatan ini menjadi puncak penutupan tahun ajaran 2025/2026 sekaligus momentum pelepasan santri yang telah menyelesaikan pendidikan di Ponpes Sulthon Fattah. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Merangin A. Khafidh Moein, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, serta jajaran pengurus ponpes, tokoh masyarakat, dan wali santri.