JAMBI — Kebakaran yang melanda Asrama Polisi (Aspol) Polda Jambi meninggalkan duka mendalam bagi para penghuninya. Di tengah situasi tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar hadir langsung di lokasi untuk menyerahkan bantuan tali asih kepada para korban, Jumat (31/7/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Polda Jambi itu bukan sekadar seremoni. Ia menyempatkan diri berdialog dan merangkul para personel serta keluarganya yang terdampak, memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan meringankan beban mereka yang kehilangan tempat tinggal.
Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan bahwa musibah ini merupakan duka bersama. Ia berharap tali asih yang diserahkan mampu menjadi penyemangat bagi para korban untuk segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala.
"Musibah ini menjadi duka kita bersama. Semoga tali asih yang diberikan dapat sedikit membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Kami berharap seluruh korban diberikan kekuatan, ketabahan, serta dapat segera bangkit dari musibah ini," ujar Kapolda Jambi di sela-sela penyerahan bantuan.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pimpinan kepada keluarga besar Polda Jambi. Ia menyebut momentum ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan rasa kemanusiaan adalah kekuatan utama dalam menghadapi setiap musibah.
"Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polri bukan hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling peduli. Momentum ini menjadi bukti bahwa kebersamaan, solidaritas, dan rasa kemanusiaan akan selalu menjadi kekuatan dalam menghadapi setiap musibah. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menumbuhkan semangat bagi para korban untuk kembali bangkit," jelas Kombes Pol. Erlan Munaji.
Penyerahan bantuan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Para korban tampak menerima bantuan tersebut dengan haru, mengingat kebakaran yang menghanguskan asrama tersebut sempat membuat mereka kehilangan tempat tinggal dan sejumlah harta benda.