JAMBI — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mayang Kota Jambi menyesuaikan jam pengaliran air dari delapan jam menjadi enam jam per hari di sejumlah wilayah selama musim kemarau. Penyesuaian ini dilakukan agar pasokan air tetap menjangkau seluruh pelanggan, bukan menghentikan distribusi secara menyeluruh.
Direktur Utama Perumda Tirta Mayang Arianto mengatakan pihaknya berkomitmen merespons setiap keluhan pelanggan secara cepat, mulai dari air yang tidak mengalir, kebocoran pipa, hingga kondisi air yang keruh. Setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti dengan mengirim petugas ke lokasi untuk pemeriksaan dan perbaikan.
Sejumlah kawasan berpotensi mengalami penurunan tekanan air akibat debit air baku yang menurun. Berdasarkan keterangan resmi, wilayah yang terdampak meliputi:
Meski tekanan air menurun, Perumda Tirta Mayang memastikan tidak ada penghentian distribusi secara total. Pembagian jadwal pengaliran dilakukan siang dan malam hari agar seluruh pelanggan tetap mendapat pasokan.
Untuk menjaga kapasitas produksi air bersih, perusahaan daerah itu telah melakukan pengerukan sedimentasi di sekitar intake penyadapan air baku. Langkah ini diambil agar proses produksi tidak terganggu saat debit air menurun.
Arianto menambahkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan pompa fleksibel untuk mendukung distribusi air apabila debit air baku mengalami penurunan lebih lanjut. Selain itu, mobil tangki juga disiagakan untuk mendistribusikan air bersih secara gratis kepada pelanggan apabila terjadi gangguan pelayanan akibat kemarau.
Pelanggan yang mengalami kondisi air tidak mengalir, air keruh, atau kebocoran pipa dapat melapor melalui nomor WhatsApp pengaduan 082121219692. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti oleh petugas lapangan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Jambi A Ridwan meminta Perumda Tirta Mayang meningkatkan kualitas pelayanan melalui percepatan penanganan kebocoran pipa, perluasan jaringan distribusi, serta respons yang lebih cepat terhadap setiap pengaduan masyarakat. Permintaan ini disampaikan di tengah upaya perusahaan daerah itu melakukan transformasi pelayanan untuk mewujudkan layanan air bersih yang optimal bagi warga Kota Jambi.