2 Bocah Perempuan Tenggelam di Sungai Batanghari Muaro Jambi, Satu Selamat Setelah Dievakuasi Warga

Penulis: Tengku Syafri  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 13:03:40 WIB
Dua bocah perempuan tenggelam di Sungai Batanghari, Muaro Jambi, dievakuasi warga pada Senin (10/8/2026).

MUARO JAMBI — Peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 15.45 WIB di RT 04, Desa Keranggan. Ketiga anak tersebut tenggelam saat mandi dan berenang di sekitar lokasi yang sedang surut, sebelum akhirnya dievakuasi oleh masyarakat setempat.

Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi AKP Robby Nizar membenarkan kejadian tersebut. Informasi yang diterima dari Polsek Sekernan menyebutkan dua korban meninggal dunia dan satu anak lainnya masih terselamatkan.

"Benar, kemarin sore kejadiannya. Info dari Polsek Sekernan 2 orang meninggal dan yang 1 masih terselamatkan," kata Robby, Senin (10/8/2026).

Korban Warga Desa Keranggan dan Kelurahan Sengeti

Dua korban yang meninggal adalah TS (13), warga Desa Keranggan, dan R (12) yang berdomisili di Kelurahan Sengeti. Keduanya masih berstatus pelajar.

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Lutfi Mulyawan, menyampaikan bahwa pihaknya sempat menerima laporan kejadian tersebut. Namun saat tim hendak bergerak menuju lokasi, seluruh korban sudah lebih dulu ditemukan oleh warga.

"Kita dapat info, sudah mau perjalanan ke lokasi, seluruh korban sudah ditemukan semua," ujarnya.

Pasir Timbul: Jebakan di Tengah Sungai yang Tampak Dangkal

Lutfi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap fenomena pasir timbul yang kerap muncul di sepanjang aliran Sungai Batanghari saat volume air menyusut. Area ini sering dimanfaatkan warga untuk berenang dan menjadi objek wisata musiman, namun menyimpan bahaya laten.

"Fenomena pasir timbul kerap memberikan kesan seolah-olah perairan dangkal dan aman. Namun, dasar Sungai Batanghari memiliki kedalaman yang tidak merata, kontur tanah yang mudah tergerus, serta arus bawah yang sangat deras yang dapat menyeret siapapun secara tiba-tiba," jelas Lutfi.

Kejadian tenggelam di area pasir timbul ini tercatat berulang setiap tahun ketika debit air Sungai Batanghari menyusut. Kondisi dasar sungai yang tidak stabil membuat area yang tampak landai bisa berubah menjadi lubang dalam dalam hitungan detik.

Imbauan Basarnas: Wajib Pakai Pelampung dan Awasi Anak

Basarnas Jambi menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak yang bermain di dekat aliran sungai. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar air, menyeberang menggunakan perahu atau ketek, maupun bermain di area pasir timbul diwajibkan mengenakan jaket pelampung.

"Jika melihat atau mengalami kondisi darurat/kecelakaan di perairan, segera hubungi Emergency Call Center Basarnas di 115 (Bebas Pulsa) atau menghubungi instansi terkait atau perangkat desa," pungkas Lutfi.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top