JAMBI — Kabar ini disampaikan langsung oleh CEO Take-Two, Strauss Zelnick, dalam wawancara dengan IGN. Menurutnya, media fisik seperti disc "tidak masuk akal" bagi konsumen di era sekarang, mengingat hampir semua gamer harus terhubung ke internet untuk memainkan game modern.
Zelnick menjelaskan bahwa transisi ke digital murni adalah keputusan bisnis yang logis. Dengan lebih dari 90 persen pendapatan perusahaan berasal dari penjualan digital, distribusi fisik dinilai tidak efisien lagi.
"Semua orang terhubung. Jadi ini hanya soal cara paling efisien untuk menyalurkan game ke tangan pemain," ujar Zelnick.
Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan total untuk merilis versi disc di masa depan. "Saya tidak akan mencoret apa pun pada tahap ini. Yang kami umumkan adalah yang sedang kami kerjakan saat ini, tapi kami selalu berpikiran terbuka," tambahnya.
Keputusan ini justru diprediksi akan mendongkrak pendapatan Take-Two. Tanpa biaya produksi dan distribusi disc, margin keuntungan dari setiap unit GTA 6 yang terjual akan jauh lebih besar.
Zelnick juga membandingkan situasi ini dengan industri musik. Menurutnya, pasar fisik akan tetap ada, tapi hanya untuk segmen kecil penggemar—mirip seperti vinyl yang masih punya penggemar setia di tengah dominasi platform streaming.
Ia menegaskan bahwa keputusan ini murni berdasarkan apa yang terbaik untuk GTA 6, dan tidak dipengaruhi oleh langkah Sony yang mengumumkan penghentian dukungan disc fisik pada Januari 2028.
GTA 6 dijadwalkan rilis pada 19 November 2025 untuk PS5 dan Xbox Series X|S. Banderol USD 80 (sekitar Rp 1,3 juta) menandai kenaikan harga dari standar AAA yang biasanya dipatok USD 70.
Untuk gamer Indonesia, versi fisik yang berisi kode aktivasi akan tetap tersedia di toko ritel lokal. Namun, perlu dicatat bahwa kode tersebut biasanya terikat region tertentu, jadi pastikan membeli dari sumber resmi agar tidak bermasalah saat aktivasi.
Dengan model distribusi ini, Take-Two mengikuti jejak tren industri yang semakin meninggalkan media fisik. Pertanyaannya sekarang, apakah judul-judul besar lain akan segera melakukan hal yang sama?