JAMBI — UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi serius mengejar predikat informatif dalam keterbukaan informasi publik. Langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Website dan Monitoring PPID yang digelar di Gedung Pascasarjana UIN STS Jambi, Telanaipura, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Provinsi Jambi, yakni Ketua KI Provinsi Jambi Ahmad Taufiq Helmi dan Komisioner Siti Masnidar. Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., serta Wakil Rektor II Dr. Pahmi Sy., M.Si., turut hadir memberikan pengarahan langsung kepada pengelola website dan tim PPID.
Ahmad Taufiq Helmi memaparkan materi klasifikasi informasi publik yang menjadi dasar pengelolaan informasi di perguruan tinggi. Menurutnya, pengelola PPID wajib memahami batasan setiap kategori informasi agar tidak keliru dalam menyampaikan data kepada masyarakat.
Informasi publik sendiri terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari informasi berkala, informasi serta-merta, informasi yang tersedia setiap saat, hingga informasi yang dikecualikan. Pemahaman atas kategori ini dinilai krusial untuk menghindari kesalahan penyampaian informasi yang bisa berdampak pada citra institusi.
Sementara itu, Siti Masnidar memberikan materi teknis pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ). Peserta diajak memahami tahapan dan indikator yang harus dipenuhi dalam proses penilaian keterbukaan informasi publik.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta yang berasal dari berbagai unsur pendukung keterbukaan informasi di UIN STS Jambi aktif bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber.
Wakil Rektor II UIN STS Jambi, Dr. Pahmi Sy., menegaskan bahwa pengembangan website PPID memiliki fungsi strategis yang lebih dalam. Ia mengingatkan agar pengelola tidak memandang website sekadar sarana mengunggah dokumen.
"Pengembangan website PPID bukan sekadar pengisian informasi semata," kata Dr. Pahmi Sy.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi instrumen membangun kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi. Informasi yang disajikan harus akurat, lengkap, dan mudah diakses publik.
Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menegaskan target yang harus dicapai dalam pengelolaan PPID. Ia meminta seluruh elemen universitas bekerja sama mewujudkan target tersebut.
"Target kita adalah informatif," tegas Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd.
Rektor menekankan bahwa pencapaian predikat informatif tidak bisa dibebankan hanya kepada tim PPID. Seluruh unit kerja di lingkungan UIN STS Jambi wajib berkontribusi menyediakan dan memperbarui informasi publik sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, UIN STS Jambi berkomitmen memperkuat tata kelola informasi publik. Langkah ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.