JAMBI — Kegiatan lari balok yang diikuti anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Jambi di Kampung Raja pada Minggu (16/8) menjadi bagian dari strategi membangun fondasi tumbuh kembang anak. Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, menyebut perlombaan ini sarat nilai edukatif yang melatih keseimbangan, konsentrasi, dan ketahanan mental anak sejak dini.
“Lari balok yang kita laksanakan bukan sekadar ajang kompetisi fisik, melainkan sebuah metode stimulasi tumbuh kembang yang melatih keseimbangan, fokus, kedisiplinan serta ketahanan mental anak sejak dini,” ujar Nadiyah dalam sambutannya di Kampung Raja, Kota Jambi, Minggu (16/8/2026).
Nadiyah menjelaskan, posisi PAUD menjadi krusial seiring arah kebijakan pemerintah mengenai Wajib Belajar 13 Tahun. Program tersebut dimulai dari satu tahun pendidikan PAUD pra-SD, kemudian dilanjutkan 12 tahun pendidikan dasar dan menengah.
Menurutnya, pengalaman pertama anak di PAUD akan menentukan kesiapan mereka menempuh jenjang pendidikan yang lebih panjang. Kegiatan bermain yang menyenangkan, seperti lari balok, menjadi cara untuk membangun kepercayaan diri anak sebelum memasuki dunia sekolah formal.
“Melalui kegiatan yang menyenangkan seperti lari balok hari ini, kita sedang menyiapkan pijakan pertama yang kokoh agar anak-anak kita siap menempuh perjalanan panjang Wajib Belajar 13 Tahun dengan percaya diri dan bahagia,” tegasnya.
Semangat Hari Anak Nasional, lanjut Nadiyah, harus diwujudkan dengan memastikan setiap anak mendapatkan hak untuk bermain dan belajar dalam suasana yang menyenangkan. Anak perlu tumbuh sehat, cerdas, ceria, mandiri, dan memiliki karakter kuat.
“Kita ingin memastikan tidak ada satu pun anak di Kota Jambi yang terlewatkan dari haknya mendapatkan pendidikan awal yang layak,” pungkas Nadiyah.
Dalam kesempatan itu, Nadiyah mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Mulai dari Kampung Raja sebagai panitia pelaksana, Dinas Pendidikan Kota Jambi, pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, hingga orang tua dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi H. Sugiono, S.Pd., M.Pd. yang diwakili Kabid PAUD Khusna, Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kota Jambi Lanny Windarti, S.Pd., Direktur Utama PT Anjungan Buana Wisata Fela Agustina beserta jajaran, Bunda PAUD kecamatan se-Kota Jambi, pengurus IGTKI dan HIMPAUDI, serta Ketua PKG.
Nadiyah menilai sinergi tersebut menjadi modal penting dalam memastikan pemerataan akses pendidikan awal di Kota Jambi. Dengan fondasi PAUD yang kuat, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi berdaya saing tinggi.
“Dengan fondasi PAUD yang kuat, kita yakin anak-anak Kota Jambi akan tumbuh menjadi generasi yang berdaya saing dan siap menyongsong masa depan,” ujarnya.
Kemeriahan Hari Anak Nasional tahun ini, bagi Nadiyah, bukan sekadar seremoni. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan Kota Jambi sedang dibentuk hari ini, melalui anak-anak yang bermain, belajar, dan tertawa bersama.