Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jambi membagikan 100 paket sembako dan masker kepada warga pinggiran Sungai Batanghari di Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, Rabu. Bantuan disalurkan lewat kegiatan "Sambang Nusa Presisi" menyusul kabut asap yang menurunkan jarak pandang di kawasan perairan. Personel juga mengimbau pengemudi kapal pompong dan ketek agar mengurangi kecepatan saat melintas.
JAMBI — Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi menyalurkan 100 paket sembako dan masker kepada warga yang sehari-hari beraktivitas di kawasan Sungai Batanghari. Penyaluran berlangsung di Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, dengan personel bergerak langsung di atas kapal patroli Polairud.
Kegiatan bertajuk "Sambang Nusa Presisi" itu menyasar warga pinggiran sungai yang terdampak kabut asap. Jarak pandang yang menurun di sepanjang aliran Batanghari menjadi perhatian khusus, terutama bagi pengguna transportasi air.
Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Dhovan Oktavianton menyebut warga yang beraktivitas di kawasan sungai paling terpapar risiko kabut asap. Mereka melintas dan bekerja di perairan setiap hari, sementara jarak pandang terus berubah mengikuti kondisi Karhutla.
"Sasaran kegiatan tersebut adalah warga yang sehari-hari beraktivitas di kawasan Sungai Batanghari," kata Dhovan, didampingi Wadirpolairud AKBP Hendri Gunawan dan sejumlah pejabat Ditpolairud.
Selain membagikan bantuan, personel menyampaikan imbauan keselamatan kepada warga. Pengemudi kapal pompong dan ketek diminta meningkatkan kewaspadaan selama melintas.
"Kepada para pengemudi kapal pompong dan ketek diimbau meningkatkan kewaspadaan serta mengutamakan keselamatan penumpang selama melintas di Sungai Batanghari," ujar Dhovan.
Imbauan itu muncul karena kabut asap membuat jarak pandang terbatas dan memperbesar risiko kecelakaan di perairan. Pengemudi diminta mengurangi kecepatan ketika pandangan tidak lagi leluasa.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi air di Sungai Batanghari, untuk selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan apabila jarak pandang terbatas dan memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas," jelasnya.
Bantuan yang disalurkan mencakup 100 paket sembako dan masker. Dhovan menyebut bantuan itu sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah warga yang menghadapi dampak kabut asap akibat Karhutla.
"Semoga sedikit bantuan sembako dan masker ini dapat meringankan beban warga selama kabut asap ini berlangsung," ujarnya.
Polda Jambi menegaskan akan terus hadir tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan dan kepedulian saat masyarakat menghadapi situasi darurat seperti kabut asap.
"Polda Jambi tentunya akan senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan kepedulian ketika masyarakat menghadapi situasi seperti kabut asap akibat Karhutla," kata Dhovan.