Kabut Asap Kembali Selimuti Kota Jambi, Kualitas Udara Tembus AQI 155 Kategori Tidak Sehat

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Minggu, 27 September 2026 | 05:01:01 WIB
Kabut asap menyelimuti kawasan Kota Jambi pada Sabtu pagi dengan indeks kualitas udara AQI 155 kategori tidak sehat.

JAMBI — Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi, Saleh Rido, menyatakan kabut asap kembali terlihat di sejumlah kawasan setelah sempat mereda dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah terus memantau perkembangan kualitas udara karena kondisinya dapat berubah mengikuti arah angin dan perkembangan kebakaran hutan dan lahan.

Data pemantauan pada Sabtu pagi mengatribusikan dua stasiun BMKG dengan AQI 155 dan PM2.5 sebesar 61,5 mikrogram per meter kubik. Angka itu menempatkan Kota Jambi dalam kategori tidak sehat.

PJJ TK/PAUD dan SD Kelas 1–3 Diperpanjang Mulai 25 September

Kembalinya kabut asap berdampak langsung pada aktivitas pendidikan. Pemkot Jambi memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa TK/PAUD dan SD kelas 1–3 mulai 25 September karena kualitas udara masih terdampak kabut asap.

Kebijakan itu menyusul kondisi udara yang belum menunjukkan perbaikan signifikan. Pemkot menilai pembelajaran tatap muka untuk kelompok usia dini dan kelas bawah SD belum aman dilakukan.

Hujan Alami Sempat Redakan Asap, Bukan Hasil OMC

Hujan yang turun di sejumlah wilayah Jambi sebelumnya sempat membantu meredakan kabut asap. BMKG menyatakan hujan tersebut merupakan hujan alami dan bukan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Meski sempat mereda, kabut asap kembali pekat pada Sabtu pagi. Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut semakin tebal.

Mereka yang harus beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker dan terus memantau perkembangan kualitas udara. Imbauan ini berlaku terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga dengan gangguan pernapasan.

Polda Jambi Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla

Di sisi lain, upaya pencegahan karhutla terus dilakukan di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Polda Jambi kembali mengintensifkan sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat.

Sosialisasi itu termasuk mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Langkah ini menyasar kawasan rawan yang berpotensi memicu titik api baru.

Pemkot Jambi belum menyampaikan kapan PJJ akan kembali dievaluasi. Perkembangan arah angin dan kondisi karhutla di sekitar wilayah menjadi faktor utama yang menentukan perbaikan kualitas udara dalam beberapa hari ke depan.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: minanews.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top