Imigrasi Tanjabbar Edukasi Pelajar SMAN 15 soal Modus TPPO dan TPPM, Waspadai Tawaran Kerja Luar Negeri

Penulis: Amrizal Halim  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:43:32 WIB
Petugas Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat memberikan materi keimigrasian kepada siswa SMAN 15 Tanjung Jabung Barat.

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat, Jambi, menggelar penyuluhan bahaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan migran (TPPM) bagi siswa SMAN 15 Tanjung Jabung Barat. Kegiatan bertajuk Imigrasi goes to school ini menyoroti modus tawaran kerja ke luar negeri yang menggiurkan namun minim informasi legalitas. Petugas juga membekali pelajar pengetahuan dasar keimigrasian, mulai dari fungsi paspor hingga ketentuan perjalanan internasional.

TANJUNG JABUNG BARAT — Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi Tanjung Jabung Barat menyasar pelajar tingkat SMA dalam program edukasi keimigrasian. Sasaran kali ini adalah siswa SMAN 15 Tanjung Jabung Barat. Materi yang dibahas mencakup pencegahan TPPO dan TPPM.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat Andriw Guntur Suryadarma Simanjuntak menyebut penyuluhan ini sebagai ruang memperkenalkan pengetahuan dasar keimigrasian sekaligus membangun kewaspadaan generasi muda.

"Kegiatan penyuluhan menjadi ruang bagi Imigrasi untuk memperkenalkan pengetahuan dasar keimigrasian, sekaligus membangun kewaspadaan generasi muda terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi dalam perjalanan ke luar negeri," kata Andriw melalui keterangan di Jambi.

Modus Tawaran Kerja Luar Negeri yang Perlu Diwaspadai

Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) memaparkan sejumlah modus yang kerap menjerat calon pekerja migran. Salah satunya tawaran pekerjaan atau perjalanan ke luar negeri yang tampak menguntungkan.

Tawaran semacam itu sering tidak disertai informasi jelas soal perusahaan, jenis pekerjaan, dokumen, maupun jalur keberangkatan. Pelajar diminta lebih kritis menyaring informasi, terutama yang beredar di media sosial.

Iming-iming gaji tinggi, pekerjaan mudah, atau kesempatan bekerja di luar negeri perlu diperiksa kebenaran dan legalitasnya sebelum mengambil keputusan.

"Jangan mudah percaya, jangan terburu-buru, dan selalu pastikan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam edukasi yang diberikan kepada para pelajar," ungkapnya.

Bekal Pengetahuan Paspor dan Aturan Perjalanan Internasional

Selain materi TPPO dan TPPM, petugas Pimpasa memberikan pengetahuan dasar keimigrasian. Materi meliputi fungsi paspor sebagai dokumen perjalanan, ketentuan perjalanan ke luar negeri, penggunaan dokumen perjalanan secara benar, hingga kewajiban mematuhi peraturan di negara tujuan.

Pengetahuan itu diharapkan menjadi bekal pelajar ketika kelak melanjutkan pendidikan, bekerja, berwisata, atau keperluan lain di luar negeri. Dengan pemahaman tersebut, pelajar diharapkan mampu mengenali potensi risiko dan melindungi diri dari modus kejahatan lintas negara.

Mereka juga didorong menyampaikan informasi yang benar kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Imigrasi Goes to School Perluas Jangkauan Edukasi

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat terus memperluas jangkauan edukasi keimigrasian lewat program Imigrasi goes to school. Kehadiran petugas di sekolah menjadi cara mendekatkan informasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat fungsi pembinaan dan pencegahan.

"Upaya pencegahan TPPO dan TPPM memang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Namun, langkah tersebut dapat dimulai dari lingkungan terdekat dan dari hal sederhana: berani bertanya, mampu mengenali risiko, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi," tutupnya.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top