Pelindo Banten Latih Warga Cilegon Beternak Bebek dan Kelola UMKM

Penulis: Wan Rizal  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:36:31 WIB
Peserta mengikuti pelatihan kewirausahaan dan manajemen peternakan bebek di Kantor Pelindo Regional 2 Banten, Cilegon.

JAMBI — PT Pelindo Regional 2 Cabang Banten menggelar pelatihan kewirausahaan dan manajemen peternakan bebek bagi warga Kelurahan Kepuh, Ciwandan, Kota Cilegon, pada 19-20 Oktober 2026. Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ini menyasar penguatan UMKM di sekitar wilayah operasional pelabuhan, lengkap dengan bantuan 10 unit booth container.

Pelatihan digelar di Kantor Pelindo Regional 2 Banten, Ciwandan, Kota Cilegon, dengan peserta dari kalangan pelaku usaha kecil setempat. Kegiatan ini berjalan lewat kolaborasi bersama Badan Koordinasi Peduli Lingkungan (BKPL) Ciwandan dan Rumah Berdaya Cilegon (RBC). Sejumlah pejabat hadir, termasuk General Manager Pelindo Regional 2 Banten Achmad Yoga Suryadarma dan Camat Ciwandan Agus Ariadi.

Apa Isi Pelatihan dan Siapa Pesertanya

Materi pelatihan mencakup kapasitas kewirausahaan, keterampilan pengelolaan usaha, hingga teknik memelihara bebek. Peserta diarahkan agar mampu membuka peluang ekonomi produktif yang bisa dijalankan berkelanjutan di lingkungan sekitar pelabuhan.

Achmad Yoga menyebut program ini bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat ring satu operasional Pelindo.

"Melalui program ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga mampu mengembangkan potensi usaha yang produktif dan berkelanjutan," ujarnya.

Bantuan Booth untuk Pedagang Kecil

Selain pelatihan, Pelindo menyalurkan 10 unit booth container kepada pelaku UMKM penerima manfaat. Bantuan itu dimaksudkan agar pedagang punya tempat berjualan yang lebih layak dan menarik bagi pembeli.

Ketua BKPL Ciwandan H. Alawi Mahmud menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pelindo menjadikan lembaganya mitra pelaksanaan TJSL. Kerja sama ini mulai terjalin pada 2026.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh program pemberdayaan yang dapat diterapkan di wilayah lainnya," tuturnya.

Sinergi Tiga Pihak Jadi Kunci

Camat Ciwandan Agus Ariadi menilai Pelindo selama ini punya kepedulian tinggi terhadap warga sekitar. Menurutnya, kolaborasi dengan BKPL membuka ruang agar program pemberdayaan tidak berhenti di aspek lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi.

"Melalui kolaborasi bersama BKPL, kami berharap program-program pemberdayaan dapat semakin optimal," jelas Agus.

Salah satu penerima manfaat mengaku bersyukur atas pelatihan dan booth container yang diterima. Bantuan dinilai sangat berarti untuk mengembangkan usaha agar lebih maju.

Langkah Pelindo Banten menyasar akar masalah warga pesisir Ciwandan: keterampilan usaha yang terbatas. Dengan menggabungkan pelatihan, pendampingan, dan fasilitas jualan, program ini berpeluang menciptakan sumber penghasilan baru di luar sektor informal yang selama ini menopang ekonomi kawasan pelabuhan. Ke depan, Pelindo berharap model serupa bisa direplikasi ke wilayah operasional lain.

Reporter: Wan Rizal
Sumber: mimbarmaritim.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top