JAMBI — Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, John Eka Powa, mewakili Pemprov Jambi dalam pembukaan rangkaian pawai tersebut. Kehadiran John Eka Powa menjadi bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap pelaksanaan MTQ ke-55 yang tahun ini digelar di Kota Jambi.
Pawai dimulai dari kawasan Gedung Olahraga dan Seni Kota Baru, lalu bergerak menuju Tugu Keris Siginjai. Sepanjang rute, warga tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta.
Peserta terdiri dari kafilah kabupaten dan kota, pelajar, kelompok keagamaan, serta berbagai komunitas. Sejumlah penampilan turut memeriahkan, mulai dari drumband, marching band, pasukan santri berkuda hingga atraksi peserta lainnya.
John Eka Powa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi atas persiapan menyambut MTQ ke-55. Menurutnya, kesiapan itu terlihat dari fasilitas penginapan bagi kafilah hingga lokasi perlombaan.
"Kami dari Pemprov Jambi sangat mengapresiasi seluruh persiapan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi sebagai tuan rumah MTQ ke-55 ini. Kami melihat rangkaian persiapannya sudah sangat baik, mulai dari penyediaan penginapan bagi para kafilah hingga kesiapan lokasi perlombaan," ujar John.
Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi gambaran kesiapan Kota Jambi menyelenggarakan perhelatan keagamaan tingkat provinsi tersebut.
"Antusiasme masyarakat juga sangat luar biasa. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Jambi benar-benar siap menjadi tuan rumah MTQ kali ini," kata dia.
Rangkaian MTQ ke-55 juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Sekitar 150 tenant UMKM dilibatkan untuk meramaikan kawasan kegiatan sekaligus memperkenalkan produk unggulan mereka kepada pengunjung.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyebut keterlibatan pelaku UMKM menjadi salah satu dampak ekonomi dari penyelenggaraan MTQ ke-55. Menurutnya, jumlah pelaku usaha yang terlibat lebih dari angka tenant resmi.
"Dalam kesempatan ini ada lebih kurang 150 tenant UMKM dan ratusan UMKM lainnya, sehingga menggeliatkan aktivitas ekonomi di Kota Jambi," ujar Maulana.
Ramainya peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten dan kota diharapkan meningkatkan aktivitas perdagangan, kuliner, dan sektor jasa di Kota Jambi. Manfaat penyelenggaraan MTQ pun tidak hanya dirasakan peserta dan penyelenggara, tetapi juga warga, khususnya pelaku UMKM.
Dukungan Pemprov Jambi terhadap MTQ ke-55 menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur'an. Melalui kegiatan ini, kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an diharapkan tumbuh dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Penyelenggaraan MTQ ke-55 diharapkan mempererat kebersamaan antar daerah, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus memberi manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat Jambi.