Pencarian

Fadli Zon Resmikan Museum Sriwijaya Dharmakirti di Muaro Jambi, Kapolda Jambi Teken Komitmen Jaga Cagar Budaya

Jumat, 31 Juli 2026 • 23:52:31 WIB
Fadli Zon Resmikan Museum Sriwijaya Dharmakirti di Muaro Jambi, Kapolda Jambi Teken Komitmen Jaga Cagar Budaya
Fadli Zon meresmikan Museum Sriwijaya Dharmakirti di Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi, Jumat (31/7/2026).

MUARO JAMBI — Peresmian Museum Sriwijaya Dharmakirti di Desa Danau Lamo, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, berlangsung Jumat (31/7/2026). Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon hadir langsung didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar, Gubernur Jambi Al Haris, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, serta Kajati Jambi Sugeng Hariadi.

Kehadiran Kapolda Jambi dalam acara ini bukan sekadar seremonial. Ada kesepakatan penting yang turut disaksikan dalam peresmian tersebut, menyangkut komitmen bersama menjaga kawasan cagar budaya nasional dari potensi gangguan dan memastikan pengelolaannya berjalan profesional.

Komitmen Pengamanan Situs Bersejarah

Kesepakatan yang melibatkan jajaran Polda Jambi ini dinilai krusial mengingat luas dan nilai historis Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan Kementerian Kebudayaan menjadi fondasi agar situs peninggalan peradaban Sriwijaya ini terawat dan aman dari berbagai ancaman, termasuk pencurian benda bersejarah.

Selain pejabat Forkopimda, hadir pula Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI Restu Gunawan, Anggota DPR RI Syarif Fasha, dan Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno. Rangkaian acara dibuka dengan tarian adat Jambi dan penampilan tari Klik Lang, menambah khidmat suasana peresmian yang berlangsung di kawasan yang dikenal sebagai kompleks candi terluas di Asia Tenggara ini.

Museum Bukan Sekadar Tempat Penyimpanan Benda Kuno

Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa Museum Sriwijaya Dharmakirti memiliki peran strategis sebagai etalase budaya sekaligus ruang edukasi publik. Menurutnya, museum ini adalah salah satu bukti penting perjalanan panjang peradaban Nusantara yang harus dikenalkan kepada generasi masa kini.

"Museum bukan hanya tempat menyimpan dan memamerkan peninggalan sejarah, tetapi juga dapat menjadi etalase budaya sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat," kata Fadli Zon dalam sambutannya.

Menteri Kebudayaan menekankan pentingnya pengelolaan museum secara profesional, mencakup tata pamer, kegiatan riset, hingga pengembangan sumber daya manusia. Ia meminta agar penyediaan edukator dan pemandu wisata yang kompeten serta memiliki sertifikasi menjadi prioritas pengelola ke depan.

Target Menjadi Pusat Riset Bertaraf Internasional

Fadli Zon berharap Museum Sriwijaya Dharmakirti bersama Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi dapat berkembang menjadi pusat edukasi dan penelitian bertaraf internasional. Potensi ini, lanjutnya, bisa dikembangkan untuk mendalami berbagai aspek sejarah, mulai dari sejarah maritim, tata kelola berbasis air, hingga peradaban pengetahuan yang pernah berkembang di kawasan Muaro Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris yang turut memberikan sambutan menyambut baik peresmian ini. Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendukung penuh pengembangan kawasan cagar budaya sebagai penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dengan adanya museum ini, kawasan Muaro Jambi diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata religi dan sejarah, tetapi juga pusat kegiatan ilmiah yang mendatangkan peneliti dari berbagai negara. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah menjadikan kebudayaan sebagai bagian dari identitas bangsa yang hidup dan terus berkembang.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks