JAMBI — Pembaruan paling substansial ada di dalam kabin. Layar sentuh sistem infotainment kini ditingkatkan menjadi 10,1 inci, naik dari generasi sebelumnya. Model ini juga dilengkapi fitur pembukaan kunci melalui ponsel pintar via Bluetooth, pembaruan perangkat lunak nirkabel (OTA), dashcam terintegrasi, dan yang paling menarik: asisten virtual DeepSeek — teknologi AI yang mulai banyak diadopsi pabrikan China.
Fitur-fitur ini menempatkan Xiaoma 222 di posisi yang lebih kompetitif di kelasnya, di mana mobil listrik mini biasanya masih polos dalam hal konektivitas dan asisten suara.
Tiga Varian: Dari Jok Kain hingga Fast Charging
Untuk pasar Vietnam, Bestune menawarkan tiga pilihan trim:
- Xiaoma Eco — varian dasar dengan jok kain.
- Xiaoma versi menengah — jok kulit sebagai peningkatan kenyamanan.
- Xiaoma Plus — varian tertinggi dengan jok kulit serta port pengisian daya cepat dan lambat.
Perbedaan utama yang perlu diperhatikan calon pembeli adalah pada varian Plus yang mendapatkan fasilitas fast charging. Ini krusial karena mobil listrik mini biasanya hanya mendukung pengisian lambat dari colokan rumah. Sayangnya, belum ada informasi resmi mengenai kapasitas baterai dan jarak tempuh untuk versi facelift ini.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Meski fiturnya menarik, ada beberapa catatan penting. Pertama, perubahan desain yang minim berarti tidak ada peningkatan signifikan pada aerodinamika atau ruang kabin. Kedua, belum ada konfirmasi apakah varian Eco dan menengah mendukung pengisian cepat — jika tidak, waktu charging bisa menjadi pertimbangan besar untuk penggunaan harian.
Ketiga, harga resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan. Sebagai gambaran, kompetitor langsung di kelas yang sama seperti Wuling Air EV atau DFSK Mini EV sudah lebih dulu menguasai pasar. Jika Xiaoma 222 masuk dengan harga kompetitif dan varian Plus yang punya fast charging, ini bisa jadi alternatif menarik. Namun jika harganya melebihi ekspektasi, daya tariknya akan luntur.
Kesimpulan Awal
Bestune Xiaoma 222 facelift 2026 adalah penyempurnaan yang cerdas, bukan perubahan besar. Penambahan layar 10,1 inci, kunci Bluetooth, dan DeepSeek membuatnya lebih relevan di era mobil listrik modern. Namun, tanpa detail baterai dan harga, keputusan pembelian masih menggantung.
Untuk pasar Indonesia, kita masih menunggu kabar selanjutnya. Yang jelas, jika Bestune serius masuk, mereka harus menyiapkan strategi harga dan jaringan servis yang solid untuk bersaing dengan pemain yang sudah ada.