SUNGAI GELAM — Waka Kurikulum MAN 1 Muaro Jambi, Suratno, menyatakan bahwa program tambahan belajar dirancang khusus untuk membekali siswa kelas XII pada mata pelajaran pilihan yang mereka ambil. Setiap Jumat, seusai menunaikan salat Jumat, siswa kembali masuk kelas hingga pukul 16.00 WIB untuk mendalami materi bersama guru pengampu.
Mata pelajaran pilihan siswa cukup beragam. PKN menjadi salah satu mapel dengan peminat terbanyak, sementara sejumlah mapel lain hanya diikuti segelintir siswa. Ada pula mapel yang belum dipilih sama sekali oleh siswa, seperti Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris Lanjut.
Pilihan Mapel Siswa: dari PKN hingga Sejarah
Selain PKN, mapel pilihan yang diambil siswa meliputi Bahasa Indonesia, Fisika, Kimia, Biologi, Sosiologi, Geografi, dan Sejarah. Suratno menjelaskan bahwa perbedaan jumlah peminat membuat pengelompokan kelas tambahan belajar disesuaikan dengan pilihan masing-masing siswa.
“Untuk menghadapi TKA, siswa kelas XII mendapatkan tambahan belajar pada mata pelajaran pilihan masing-masing,” ujar Suratno.
Karena pilihan setiap siswa berbeda, satu kelompok belajar bisa terdiri atas siswa dari beberapa kelas sekaligus. Kondisi tersebut justru memperluas interaksi antarsiswa kelas XII yang sebelumnya jarang bertemu di ruang yang sama.
Belajar di Pustaka, Bahas Prediksi Soal TKA
Salah satu kegiatan berlangsung pada pembelajaran Bahasa Indonesia Lanjut yang dibimbing Akbar. Lima siswa yang memilih mapel tersebut diajak belajar di ruang pustaka MAN 1 Muaro Jambi.
“Kita manfaatkan suasana pustaka untuk membahas dan mengerjakan prediksi soal-soal TKA Bahasa Indonesia Lanjut,” ujar Akbar saat mendampingi siswa.
Kelima siswa itu berasal dari kelas yang berbeda. Suasana pustaka dipilih agar mereka lebih leluasa berdiskusi dan bertukar pemahaman mengenai materi yang sedang dipelajari.
Materi Tetap Terarah meski Suasana Santai
Guru memberikan pembekalan dengan suasana yang lebih santai agar siswa tidak jenuh setelah sepekan mengikuti pembelajaran rutin. Meski demikian, materi yang disampaikan tetap diarahkan pada kebutuhan persiapan TKA.
Siswa diberi ruang untuk bertanya dan berdiskusi mengenai bagian materi yang belum dipahami. Pendekatan ini diterapkan agar pemahaman siswa lebih merata sebelum hari pelaksanaan tes.
Program tambahan belajar menjadi bentuk perhatian madrasah terhadap kesiapan akademik peserta didik kelas XII. Guru terus diarahkan menyampaikan materi secara terarah sesuai kebutuhan masing-masing siswa.
Melalui pembekalan berkelanjutan setiap pekan, MAN 1 Muaro Jambi berharap siswa kelas XII dapat mengikuti TKA 2026 dengan persiapan yang lebih matang.