Pencarian

Bintang/Sofyan Raih Perak Asian Games 2026, Andy Soroti Insiden Cedera Ankle

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 20:05:31 WIB
Bintang/Sofyan Raih Perak Asian Games 2026, Andy Soroti Insiden Cedera Ankle
Bintang/Sofyan meraih medali perak voli pantai Asian Games 2026 setelah kalah 1-2 dari pasangan Qatar.

JAMBI — Bintang Akbar/Sofyan Rachman harus puas membawa pulang medali perak voli pantai Asian Games 2026 setelah kalah 1-2 dari pasangan Qatar, Cherif Samba/Ahmed Janko, di Hekinan Ryokuchi Beach Court. Kekalahan di laga final itu tak lepas dari cedera ankle yang menimpa Bintang di awal set kedua, yang membuatnya kesulitan bergerak maksimal hingga set penentu.

Pelatih voli pantai Indonesia, Andy Ardiansyah, menyebut pencapaian ini sebagai obat rindu medali setelah delapan tahun puasa podium. Medali terakhir diraih skuad Merah Putih pada Asian Games 2018 Jakarta, ketika itu Indonesia membawa pulang perak dan perunggu sekaligus.

Alhamdulillah, Kami Sudah Cukup Lama Haus Medali

Andy tidak menyembunyikan rasa syukurnya atas perjuangan Bintang/Sofyan yang berhasil menembus final. Menurutnya, hasil ini menjadi titik balik setelah dua edisi Asian Games sebelumnya Indonesia pulang tanpa medali.

"Alhamdulillah. Untuk capaian ini kami sangat bersyukur karena sudah cukup lama kami haus medali," kata Andy dalam keterangan resminya melalui NOC Indonesia.

"Terakhir kami mendapatkan medali pada 2018 di Jakarta. Saat itu kami meraih medali perak dan perunggu. Setelah itu, di Asian Games berikutnya kami belum mendapatkan medali, dan sekarang akhirnya kami bisa kembali mendapatkannya," ujarnya menambahkan.

Kaki Bintang Diinjak Pemain Qatar saat Block

Di balik medali perak itu, Andy menyimpan kekecewaan mendalam soal insiden yang mengubah jalannya pertandingan. Cedera ankle yang dialami Bintang terjadi bukan karena kesalahan tumpuan, melainkan kaki pemain lawan yang masuk ke area Indonesia saat melakukan block.

"Pemain kami (Bintang) mengalami cedera ankle setelah kaki pemain lawan masuk dan menginjak kakinya saat melakukan block. Ankle-nya sakit sekali sampai tidak bisa berjalan," jelas Andy.

Insiden tersebut terjadi di awal set kedua. Sejak saat itu, mobilitas Bintang menurun drastis dan berdampak langsung pada pertahanan serta block Indonesia, terutama di set-set krusial.

"Sejak saat itu gerakan kakinya mulai terganggu. Dia tidak bisa melompat dan bergerak maksimal. Bahkan untuk bergerak sedikit saja terasa sakit," tuturnya.

Tim sempat mengajukan medical time-out untuk penanganan, namun rasa sakit tak kunjung hilang. Bintang memilih tetap bermain karena peluang menang masih terbuka. Andy pun berencana mengonsultasikan insiden ini ke wasit terkait regulasi.

"Bukan karena salah tumpuan. Saat dia melakukan block, pemain lawan masuk dan kakinya menginjak kaki pemain kami. Itu yang sebenarnya ingin kami konsultasikan kepada wasit," tegasnya.

Qatar dan Materi Pemain Naturalisasi

Andy mengakui Qatar menjadi lawan yang jarang dijumpai timnya. Ia menyebut pasangan Cherif Samba/Ahmed Janko sebagai pemain naturalisasi yang secara fisik dan teknik punya keunggulan.

"Kalau tim kami yang sekarang, jarang bertemu Qatar. Mereka memang pemain naturalisasi, kalau tidak salah berasal dari Senegal dan Nigeria. Dalam beberapa Asian Games terakhir, Qatar memang cukup dominan," ungkap Andy.

Fokus Berikutnya: Kumpulkan Poin AVC Menuju Olimpiade

Selepas Asian Games 2026, tim voli pantai Indonesia langsung mengalihkan fokus ke pengumpulan poin AVC menuju Olimpiade. Sejumlah turnamen di Turki dan agenda AVC lainnya sudah masuk dalam rencana.

"Ini memang bukan kualifikasi secara langsung, tetapi bagian dari pengumpulan poin yang nantinya berpengaruh terhadap peringkat menuju Olimpiade. Jadi harus aktif mengikuti turnamen," tegas Andy.

Andy juga menyoroti regenerasi tim. Tim kedua yang masih berusia SMA dinilainya punya postur tinggi dan skill bagus, dengan proyeksi mampu bersaing di level atas dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks