Manajemen Arsenal dilaporkan telah menyusun jadwal parade juara di London Utara yang direncanakan berlangsung pada Minggu, 31 Mei mendatang. Agenda besar ini disiapkan setelah skuad asuhan Mikel Arteta berpeluang besar mengamankan gelar ganda Premier League dan Liga Champions musim ini.
Langkah berani manajemen Arsenal dalam mematangkan rencana parade ini menyusul dinamika persaingan gelar yang menguntungkan The Gunners dalam sepekan terakhir. Laporan dari Daily Mail menyebutkan bahwa rute bus terbuka telah dipetakan untuk merayakan keberhasilan tim yang kini berada di ambang sejarah besar sejak musim 2003/2004.
Penetapan jadwal parade pada Minggu (31/5) memicu tantangan logistik yang serius bagi para pendukung setia Arsenal. Pasalnya, acara tersebut hanya berselang satu hari setelah laga final Liga Champions melawan Atletico Madrid yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria.
Ribuan suporter yang berangkat ke Budapest kini harus berpacu dengan waktu untuk kembali ke Islington. Parade bus terbuka tersebut dijadwalkan mulai bergerak pada pagi hari, bukan sore atau malam, sehingga memaksa fan melakukan perjalanan lintas negara dalam waktu yang sangat singkat demi menyaksikan trofi "Si Kuping Besar" bersanding dengan trofi Premier League.
Bagi pendukung yang menyaksikan laga kandang, klub juga telah memastikan fasilitas premium di Club Level tetap tersedia. Paket ini mencakup kursi empuk, akses lounge dua setengah jam sebelum laga, voucher merchandise, hingga tur museum untuk meningkatkan pengalaman hari pertandingan bagi para pendukung tuan rumah.
Keyakinan Arsenal untuk mengunci gelar juara liga meningkat drastis setelah Manchester City terpeleset di kandang Everton pada Senin malam. Hasil imbang 3-3 yang diraih anak asuh Pep Guardiola membuat Arsenal kini unggul lima poin di puncak klasemen sementara.
Meski Manchester City masih mengantongi sisa laga lebih banyak, tekanan psikologis kini berada di pihak juara bertahan. Arsenal hanya perlu menyamai perolehan poin City dalam tiga pertandingan terakhir mereka untuk mengakhiri puasa gelar liga selama dua dekade terakhir.
Di atas kertas, jadwal sisa Arsenal di kompetisi domestik tergolong lebih ringan dibandingkan rival mereka. Berikut adalah tiga lawan terakhir yang harus dihadapi Martin Odegaard dan kawan-kawan:
Jika mampu menyapu bersih poin di liga dan menundukkan Atletico Madrid di Budapest, parade 31 Mei nanti diprediksi akan menjadi pengumpulan massa terbesar dalam sejarah klub. Keinginan melihat trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub dianggap menjadi motivasi utama fan untuk mengabaikan rasa lelah akibat perjalanan jauh dari Hungaria.