Al Haris Pastikan Pemulihan 100 Rumah Terbakar di Teluk Nilau

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 03:56:01 WIB
Gubernur Jambi Al Haris meninjau lokasi kebakaran di Teluk Nilau, Tanjung Jabung Barat.

TELUK NILAU — Musibah kebakaran besar melanda pemukiman padat penduduk di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Rabu (06/05/2026). Data sementara mencatat 81 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal akibat amukan si jago merah tersebut.

Gubernur Jambi Al Haris meninjau langsung lokasi kejadian didampingi Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat dan Wakil Bupati Katamso. Saat ini, ratusan warga yang terdampak terpaksa mengungsi sementara di rumah kerabat maupun tetangga sekitar karena bangunan mereka rata dengan tanah.

Percepatan Pembersihan Lokasi dan Rencana Pembangunan Kembali

Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini fokus pada tahap pemulihan pascabencana. Al Haris menginstruksikan jajarannya untuk segera memulai pembersihan puing sisa kebakaran agar proses perencanaan pembangunan rumah warga bisa secepatnya dilakukan.

“Jumlah rumah yang terbakar cukup banyak. Warga saat ini masih tinggal di rumah keluarga. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama karena mereka membutuhkan waktu untuk bangkit kembali,” ujar Al Haris di lokasi kejadian.

Selain mengandalkan dana pemerintah, gubernur membuka ruang bagi pihak swasta untuk menyalurkan bantuan dalam proses rekonstruksi. Ia menilai kolaborasi lintas sektor diperlukan agar masyarakat Teluk Nilau dapat segera kembali memiliki hunian yang layak.

Instruksi Penanganan Kesehatan dan Gotong Royong Petugas

Guna memastikan kondisi fisik pengungsi tetap terjaga, tim medis diminta bersiaga dan melakukan pemeriksaan rutin di posko pengungsian. Langkah ini diambil mengingat guncangan psikologis dan kondisi lingkungan pascabencana yang berisiko mengganggu kesehatan warga.

“Kita minta tim medis turun untuk memastikan kesehatan warga, karena kondisi mereka tentu belum stabil,” katanya.

Al Haris juga meminta keterlibatan aktif dari unsur TNI, Polri, hingga ASN dalam aksi gotong royong di lapangan. Personel gabungan diharapkan membantu warga dalam menangani pembersihan lahan serta distribusi bantuan logistik yang mulai mengalir ke lokasi.

Apresiasi juga diberikan kepada para relawan dan masyarakat yang secara swadaya telah menyalurkan bantuan awal. Gubernur berharap empati publik terus mengalir untuk meringankan beban ekonomi para korban yang kehilangan harta benda dalam musibah ini.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: dinamikajambi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top