JAMBI — Personel Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jambi mendatangi SMAN 10 Kota Jambi untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini menyasar para pelajar sebagai kelompok usia produktif yang rentan terlibat kecelakaan jalan raya.
Edukasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., yang memberikan perhatian khusus pada pendidikan keselamatan bagi generasi muda. Dalam pelaksanaannya, tim dipimpin oleh Kasi Dikmas Ditlantas Polda Jambi Kompol Devita Efrina, S.I.K., bersama sejumlah personel Subdit Kamsel.
Berbeda dengan sosialisasi teori biasa, kegiatan kali ini menggabungkan pemahaman tata tertib dengan praktik safety riding. Siswa diajarkan secara mendetail mengenai penggunaan helm berstandar SNI yang benar, bukan sekadar memakainya untuk menghindari razia petugas.
Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah memberikan keterampilan teknis berkendara yang sering diabaikan oleh pengendara pemula.
“Para siswa diberikan pemahaman terkait keselamatan berkendara, mulai dari penggunaan helm standar SNI hingga teknik pengereman yang benar,” ujar Kombes Benny.
Polda Jambi mencatat perlunya intervensi edukasi di lingkungan sekolah karena tingginya mobilitas pelajar menggunakan kendaraan bermotor. Selain praktik teknis, para siswa juga diajak berdiskusi mengenai etika saat berada di jalan raya agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.
Suasana sosialisasi tampak cair saat tim memberikan sesi tanya jawab interaktif. Untuk memacu antusiasme, petugas membagikan sejumlah doorprize bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan seputar aturan lalu lintas dengan tepat.
Pihak kepolisian menekankan bahwa sekolah memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter pengendara yang bertanggung jawab. Melalui program rutin ini, diharapkan muncul kesadaran internal dari para siswa untuk selalu mematuhi rambu-rambu tanpa harus merasa terawasi oleh polisi.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi Dr. Novrizal, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa disiplin di jalan raya mencerminkan kematangan karakter seorang pelajar.
“Kami ingin pelajar tidak hanya mahir berkendara, tetapi juga memiliki kesadaran bahwa keselamatan merupakan kebutuhan, bukan sekadar takut kepada petugas,” kata Novrizal.
Program Police Go To School ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap penurunan angka pelanggaran lalu lintas di Kota Jambi. Hingga berakhirnya kegiatan, para siswa dan guru memberikan respons positif terhadap metode edukasi praktik yang diterapkan oleh tim Ditlantas Polda Jambi.