JAMBI — Empat kader terbaik Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memaparkan visi besar mereka dalam debat perdana calon ketua umum (Caketum) masa bakti 2026–2029. Acara yang berlangsung di BW Luxury Hotel Jambi ini menandai dimulainya rangkaian suksesi kepemimpinan nasional organisasi pengusaha muda tersebut.
Debat perdana ini merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) ke-18 HIPMI. Keempat kandidat yang bertarung memperebutkan kursi ketua umum adalah Reynaldo Bryan (nomor urut 1), Ade Jona Prasetyo (nomor urut 2), Afi Kalla (nomor urut 3), dan Anthony Leong (nomor urut 4).
Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, menekankan bahwa debat ini bukan sekadar ajang adu retorika. Ia berharap platform ini menjadi bukti nyata bahwa organisasi mampu melahirkan pemimpin yang siap bersinergi dengan kebijakan pemerintah di tingkat daerah maupun pusat.
“Momentum debat kali ini menjadi platform untuk membuktikan bahwa HIPMI benar-benar menjadi mitra strategis pemerintah. Ide dan gagasan para kandidat diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional,” kata Akbar.
Akbar mengingatkan agar seluruh kandidat tetap mengedepankan semangat kolaborasi selama proses kompetisi berlangsung. Menurutnya, program-program yang ditawarkan harus memiliki nilai eksekusi yang nyata agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dan seluruh pengusaha muda di Indonesia.
Pelaksanaan debat di Jambi ini dihadiri oleh deretan tokoh penting. Dari jajaran legislatif nasional, tampak hadir anggota DPR RI sekaligus mantan Ketua Umum BPP HIPMI periode 2008–2011 Erwin Aksa, serta Haji Bakri dan Rocky Candra.
Pemerintah daerah juga memberikan dukungan penuh dengan kehadiran Gubernur Jambi Al Haris dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Hafiz Fattah. Selain itu, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi serta Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha Hazrin turut menyaksikan langsung jalannya adu gagasan tersebut.
Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Anggawira, Ketua Steering Committee Munas XVIII Tri Febrianto Damu, dan Ketua Organizing Committee Arif Satria Kurniagung juga hadir memastikan jalannya acara sesuai dengan mekanisme organisasi yang telah ditetapkan.
Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, Fadhillah Hasrul, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan pusat menjadikan Jambi sebagai lokasi pembuka rangkaian debat. Kehadiran pengurus HIPMI dari 38 provinsi di Jambi memberikan dampak positif bagi atmosfer usaha di daerah.
“Alhamdulillah Jambi menjadi tuan rumah debat pertama. Kami mengucapkan terima kasih kepada BPP HIPMI atas kepercayaannya. Semoga seluruh rangkaian Munas XVIII HIPMI berjalan lancar,” ujar Fadhillah.
Setelah Jambi, rangkaian debat kandidat akan berlanjut ke dua kota besar lainnya. Debat kedua dijadwalkan berlangsung di Bali pada 23 Mei 2026, sementara debat ketiga atau sesi puncak akan diselenggarakan di Jakarta untuk menentukan arah kepemimpinan HIPMI tiga tahun ke depan.