MUARO JAMBI — Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono memperingatkan para santri Pondok Pesantren Darul Arifin agar waspada terhadap sisi gelap dunia digital. Ia menyebut penyebaran hoaks, judi online, dan radikalisme sebagai ancaman nyata yang bisa masuk melalui gawai para santri kapan saja.
Kunjungan silaturahmi Kapolda ke ponpes yang berlokasi di Kabupaten Muaro Jambi itu disambut hangat oleh pimpinan pondok dan ratusan santri. Pertemuan ini menjadi ajang kepolisian mendekatkan diri dengan lingkungan pendidikan berbasis agama sekaligus memberikan motivasi kepada generasi muda.
Irjen Rusdi mengajak para santri menjadikan teknologi sebagai alat untuk menyebarkan kebaikan dan memperluas wawasan. Ia menekankan agar mereka tidak justru terjerumus ke dalam hal-hal negatif yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat.
“Teknologi adalah pisau bermata dua. Jika digunakan secara positif, manfaatnya besar. Namun jika salah langkah, bisa berdampak buruk. Gunakanlah untuk hal-hal yang bermanfaat bagi dakwah dan pengetahuan,” tegas Kapolda dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Irjen Rusdi juga mengapresiasi pola pendidikan di Ponpes Darul Arifin yang mengedepankan adab dan kedisiplinan. Menurutnya, santri yang disiplin akan lebih siap menghadapi tantangan zaman dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Pihak kepolisian berkomitmen mendukung lingkungan pendidikan yang aman dari pengaruh kenakalan remaja, narkoba, dan aksi kriminalitas. Program-program preemtif dan preventif akan terus digalakkan di lingkungan pesantren.
Pimpinan Ponpes Darul Arifin menyambut baik kehadiran Kapolda beserta jajaran. Kunjungan ini dinilai memberikan suntikan semangat bagi para santri untuk terus menimba ilmu sekaligus memahami peran penting kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat.
“Kehadiran Bapak Kapolda menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak kami. Sinergi antara ulama dan umaro (pemerintah/polisi) sangat penting untuk menjaga keutuhan NKRI,” ungkap pimpinan pondok.
Acara silaturahmi ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama untuk kedamaian serta keamanan di Provinsi Jambi. Kapolda berharap jalinan komunikasi antara Polri dan pondok pesantren dapat terus berjalan harmonis ke depannya.