Gubernur Jambi Optimistis Geopark Merangin Lolos Reakreditasi UNESCO, Tim Verifikasi Segera Turun Lapangan

Penulis: Tengku Syafri  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:54:01 WIB
Gubernur Jambi Al Haris optimistis Geopark Merangin akan lolos reakreditasi UNESCO tahun ini.

JAMBI — Gubernur Jambi Al Haris mengaku optimistis status Geopark Merangin sebagai bagian dari jaringan geopark global dunia tetap dipertahankan oleh UNESCO. Keyakinan itu disampaikan di tengah proses reakreditasi yang akan dilakukan tim verifikasi pada tahun ini.

"Kita yakin dan percaya geopark kita masih bisa di jaringan geopark global dunia. Iya (Kita akan kawal terus)," kata Gubernur di Jambi, Sabtu.

Seluas Apa Kawasan Geopark Merangin?

Kawasan geopark daratan ini membentang di 12 kecamatan dan 131 desa di Kabupaten Merangin. Luas totalnya mencapai 4.832,31 kilometer persegi—setara hampir setengah luas Provinsi Jambi.

Di dalamnya tersimpan situs fosil purba dan kekayaan hayati yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Apa yang Dilakukan Pemkab untuk Menjaga Status Ini?

Bupati Merangin Muhammad Syukur telah membentuk tim terpadu khusus mengawal kelestarian kawasan tersebut. Tim ini bertugas mencegah aktivitas warga yang berpotensi merusak situs warisan alam kelas dunia itu.

"Kita terus memperkuat citra Kabupaten Merangin, kekayaan hayati dan situs fosil purba diyakini menjadi daya tarik utama agar mendunia," ujar Bupati.

Mengapa Masyarakat Lokal Jadi Kunci?

Gubernur Al Haris menekankan peran aktif masyarakat sekitar menjadi faktor penentu utama dalam reakreditasi ini. Sejauh ini, kata dia, warga setempat dinilai disiplin menjaga lingkungan dan tidak merusak kawasan geopark.

Bupati Muhammad Syukur secara khusus mengajak anak-anak muda di sekitar lokasi situs untuk ikut serta menjaga keberadaan fosil purba tersebut. Upaya yang tengah dilakukan adalah mengintegrasikan kemajuan infrastruktur, pergerakan ekonomi masyarakat, serta nilai-nilai sosial dan budaya dengan keberadaan Geopark Merangin Jambi.

Dampak ke Pariwisata Jambi

Keberadaan fosil purba serta kekayaan hayati di Merangin dinilai sebagai aset penting bagi pariwisata Provinsi Jambi. Pemerintah daerah berharap pengakuan UNESCO bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat itu.

Penguatan citra Kabupaten Merangin sebagai destinasi geopark global terus dilakukan agar wisatawan memiliki minat berkunjung dan melihat langsung taman bumi yang diakui dunia.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top