341 Mahasiswa UIN STS Jambi Dilepas untuk KKN di 30 Desa Batang Hari dan Muaro Jambi, Rektor Ingatkan Jaga Nama Baik Kampus

Penulis: Amrizal Halim  •  Senin, 06 Juli 2026 | 17:30:31 WIB
mahasiswa UIN STS Jambi dilepas untuk KKN di 30 desa di Batang Hari dan Muaro Jambi.

JAMBI — Pelepasan mahasiswa berlangsung di Lapangan Rektorat Lama, Kampus II Simpang Sungai Duren. Para peserta akan mengabdi selama satu bulan, mulai 6 Juli hingga 5 Agustus 2026, tersebar di 30 desa.

Mengapa Adaptasi Jadi Kunci Keberhasilan KKN?

Dalam arahannya, Rektor Kasful Anwar menegaskan bahwa kemampuan mahasiswa berbaur dengan warga menjadi faktor penentu utama pengabdian. Ia meminta peserta segera membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda setempat.

"Mahasiswa harus bisa cepat menyesuaikan diri dengan masyarakat. Dengan waktu yang singkat ini, diharapkan mahasiswa mampu mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi di tengah masyarakat," tegasnya.

Pesan Khusus: Jadilah Pionir di Desa

Rektor juga mengingatkan agar setiap mahasiswa menjaga marwah dan nama baik institusi. Ia menilai setiap peserta adalah representasi kampus yang akan dinilai langsung oleh masyarakat. Karena itu, sikap, etika, dan perilaku selama pengabdian harus dijaga.

"Jangan sampai ada berita jelek yang viral mengenai mahasiswa KKN. Kampus Islam itu harus dijunjung di masyarakat. Tunjukkan kemampuan dan jadilah contoh yang baik dengan menjadi pionir di desa-desa tersebut, seperti menjadi imam, khotbah, azan, memimpin yasinan dan tahlilan," pesannya.

341 Mahasiswa Terbagi dalam 30 Kelompok

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Fridiyanto, M.Pd., melaporkan bahwa peserta KKN terdiri dari 341 mahasiswa yang dibagi ke dalam 30 kelompok. Sebanyak 15 kelompok ditempatkan di Kabupaten Batang Hari, dan 15 kelompok lainnya di Kabupaten Muaro Jambi.

Setiap kelompok berisi 11 hingga 12 mahasiswa dengan komposisi empat laki-laki dan delapan perempuan di setiap posko. Fridiyanto memastikan seluruh posko mahasiswa laki-laki dan perempuan dipisahkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan.

Persiapan Teknis dan Pemberangkatan

Sebanyak 47 mahasiswa membawa sepeda motor menuju lokasi KKN. Seluruh peserta telah melengkapi surat izin dari orang tua sebelum diberangkatkan. Panitia juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait di lokasi penempatan.

Kegiatan pelepasan ditutup dengan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya pengabdian. Para mahasiswa kemudian diberangkatkan menuju desa-desa di Batang Hari dan Muaro Jambi untuk menjalankan program pengabdian sebagai implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: uinjambi.ac.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top