BUNGO — Dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur pelayanan publik kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bungo. Hal ini diwujudkan melalui penyediaan lahan untuk pembangunan Gedung Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo yang baru di Jalan R.M. Thaher, Kabupaten Bungo.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn. pada Kamis (30/7/2026). Momen ini sekaligus menandai dimulainya konstruksi gedung yang dinantikan warga Bungo dan Tebo.
Bupati Bungo menegaskan bahwa dukungan terhadap keberadaan Kantor Imigrasi bukanlah hal baru. Sejak awal, pemerintah daerah telah berkomitmen penuh, termasuk dalam hal penyediaan lahan untuk fasilitas tersebut.
"Sejak awal Pemerintah Kabupaten Bungo mendukung pembangunan Kantor Imigrasi ini. Kami berharap keberadaan Kantor Imigrasi ini dapat memberikan pelayanan yang semakin baik dan manfaat yang luas bagi masyarakat Kabupaten Bungo," ujar Dedy Putra dalam sambutannya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo, Ferry Rizki Baifat, menyebutkan bahwa pembangunan gedung baru ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi. Fokus utamanya adalah menghadirkan fasilitas pelayanan publik yang lebih representatif bagi masyarakat.
"Peletakan batu pertama hari ini bukan sekadar dimulainya pembangunan fisik sebuah gedung, tetapi menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelayanan keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo," kata Ferry.
Ia menambahkan, gedung baru ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Pembangunan gedung ini dirancang untuk menghadirkan fasilitas pelayanan yang lebih modern, nyaman, efisien, dan ramah lingkungan. Kehadirannya diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam meningkatkan pelayanan publik.
Selain itu, keberadaan kantor imigrasi yang representatif ini juga dinilai strategis untuk mendukung pertumbuhan investasi dan mobilitas masyarakat di wilayah Bungo dan Tebo. Dengan fasilitas yang lebih baik, proses administrasi keimigrasian diharapkan berjalan lebih cepat dan mudah.
Acara peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bungo, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tebo, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal terkait.