TANJUNG JABUNG TIMUR — Puluhan pekerja di lingkungan PetroChina International Jabung Ltd mengikuti pelatihan tanggap darurat yang mencakup penanganan luka bakar, patah tulang, hingga Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau Resusitasi Jantung Paru (RJP). Instruktur HIPGABI Provinsi Jambi, Ns. Suryadi Imran, S.Kep., RN, menekankan bahwa kompetensi medis ini krusial untuk menyelamatkan nyawa korban yang mengalami henti jantung mendadak di lokasi kerja.
Para peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung menangani kondisi darurat yang umum terjadi di lingkungan kerja. Materi utama meliputi teknik RJP yang benar, pembidaian untuk patah tulang, serta perawatan awal luka bakar.
Suryadi berharap keahlian ini tidak berhenti di lingkungan internal perusahaan. "Keahlian yang didapat bisa dipraktikkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan pertolongan medis darurat," ujarnya.
Tri Astuti Wihabsari dari Disnakertrans Provinsi Jambi yang menjadi pembicara dalam pelatihan tersebut mengapresiasi konsistensi perusahaan. Menurutnya, koordinasi dan kolaborasi antara dinas dan SKK Migas-PetroChina berjalan sangat baik.
"Kecelakaan kerja di perusahaan migas itu memiliki risiko kerja yang tinggi. Karena itu, perusahaan terus memberikan pelatihan berkala agar para pekerjanya mampu melakukan tindakan awal sebelum korban memperoleh penanganan medis," jelas Tri Astuti.
Ia bahkan menilai komitmen keselamatan kerja di perusahaan ini berada di atas rata-rata dibandingkan perusahaan lain di Provinsi Jambi. "Artinya, apa yang telah dilakukan oleh SKK Migas-PetroChina terkait P3K dan penerapan regulasi K3 sudah lebih baik dari perusahaan lainnya," katanya.
Pelatihan ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 15 Tahun 2008 tentang P3K di Tempat Kerja. Regulasi tersebut mewajibkan perusahaan menyediakan petugas P3K yang terlatih di setiap lokasi kerja.
Bagi Disnakertrans, kegiatan ini membantu pemerintah daerah melaksanakan regulasi K3 secara optimal. "Pelaksanaan pelatihan yang digelar PetroChina ini sangat baik dan membantu kami dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi untuk melaksanakan regulasi terkait dengan K3," ucap Tri Astuti.
Kegiatan yang digelar di Rec. Hall Geragai Base Camp PetroChina International Jabung Ltd ini menjadi agenda rutin perusahaan dalam memperkuat kesiapsiagaan darurat di lingkungan kerja.