ChatGPT Atlas Resmi Tutup 9 Agustus, OpenAI Arahkan Pengguna ke Browser Desktop ChatGPT

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:18:02 WIB
ChatGPT Atlas resmi ditutup pada 9 Agustus, dan pengguna diarahkan untuk beralih ke aplikasi desktop ChatGPT.

JAMBI — Nasib browser eksperimental ChatGPT Atlas resmi berakhir akhir pekan ini. OpenAI memutuskan untuk mematikan layanan tersebut dan menggantinya dengan fitur browser yang tertanam langsung di aplikasi desktop ChatGPT. Keputusan ini diumumkan setelah pengujian singkat sejak browser tersebut diperkenalkan pertama kali pada Juli 2025.

Batas Waktu dan Dampak bagi Pengguna

OpenAI mengonfirmasi Atlas tidak akan bisa lagi membuka halaman web, menjelajah, atau mendukung alur kerja agentik setelah 9 Agustus. Karena browser ini juga tidak lagi menerima pembaruan keamanan, risiko penggunaan setelah tenggat waktu tersebut menjadi tanggung jawab pengguna.

Konsekuensi paling merepotkan ada di data penanda atau bookmark. OpenAI menegaskan bookmark tidak akan pindah otomatis ke aplikasi baru. Pengguna yang masih memiliki halaman penting disarankan mengekspor bookmark dalam format file HTML sebelum tenggat akhir pekan ini.

Cookie yang tersimpan mungkin memiliki opsi ekspor di beberapa situs, namun tidak dijamin menyeluruh. Kabar baiknya, riwayat percakapan ChatGPT disimpan terpisah dan tetap dapat diakses setelah browser ini mati.

Pilihan Pengganti: Aplikasi Desktop atau Ekstensi Chrome

OpenAI mengarahkan pengguna untuk beralih ke aplikasi desktop ChatGPT yang baru. Browser bawaannya mendukung tab ganda, unduhan file, login situs web, isi otomatis, manajemen kata sandi, ekstensi, serta kondisi browser yang persisten. Namun, pengalaman penggunaannya tidak sepenuhnya seperti browser mandiri.

Untuk kebutuhan yang lebih kompleks, OpenAI merekomendasikan ekstensi Chrome resminya. Opsi ini cocok bagi pengguna yang ingin mempertahankan profil Chrome yang sudah ada, sesi login yang aktif, atau ekstensi pihak ketiga. Aplikasi desktop ChatGPT juga punya fitur "computer use" yang bisa mengendalikan Safari secara opsional jika pengguna memberikan izin.

Persaingan di Segmen Browser AI Mac

Keputusan OpenAI ini terjadi di tengah ramainya pasar browser AI untuk Mac. Sejumlah alternatif seperti Comet, Dia, Opera Neon, dan Aside menawarkan pendekatan berbeda. Anthropic, pesaing utama OpenAI, juga menjalankan strategi dua jalur: Claude Code menyediakan browser sandbox di dalam aplikasi, sementara ekstensi Chrome-nya bekerja dengan sesi login yang sudah ada.

Langkah OpenAI menyatukan fungsi browser ke dalam aplikasi desktop ChatGPT menandakan pergeseran strategi dari produk mandiri ke integrasi ekosistem. Pengguna yang selama ini mengandalkan Atlas sebagai browser utama perlu segera melakukan migrasi sebelum layanan benar-benar padam akhir pekan ini.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top