Pencarian

Karhutla di Jambi Meluas Jadi 222 Hektare, Polisi Panggil Pemilik Lahan Berinisial AK di Muaro Jambi

Rabu, 29 Juli 2026 • 18:28:01 WIB
Karhutla di Jambi Meluas Jadi 222 Hektare, Polisi Panggil Pemilik Lahan Berinisial AK di Muaro Jambi
Petugas memeriksa titik api di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Selasa (28/7/2026).

JAMBI — Luas lahan yang terbakar akibat karhutla di Jambi bertambah 65 hektare dalam waktu singkat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi mencatat total lahan hangus mencapai 222 hektare, tersebar di Kabupaten Muarojambi, Tanjungjabung Barat, Tanjungjabung Timur, Batanghari, dan Sarolangun.

Kebakaran melanda lahan mineral dan gambut. Plh BPBD Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengapresiasi kerja Tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla yang telah ditempatkan di 81 Pos Siaga di titik-titik rawan. Operasi water bombing menggunakan pesawat juga diperkuat untuk memadamkan api dari udara.

Hotspot Hampir Capai 2.000 Titik, Verifikasi Lewat Udara

Satelit memantau peningkatan jumlah hotspot atau titik panas secara signifikan, hampir mencapai 2.000 titik pada akhir Juli. Meski bukan tolok ukur pasti adanya kebakaran, Tim Satgas terus melakukan verifikasi lapangan melalui patroli udara menggunakan pesawat Cessna PK-ALA yang disiagakan BNPB.

Ketua Pelaksana Harian Tim Satgas Karhutla Provinsi Jambi, Brigjen TNI Nyamin, menekankan penanganan sudah berlangsung sejak Mei 2026. “Kami tidak menunggu api membesar. Sejak bulan Mei lalu, aksi nyata pembasahan lahan gambut melalui modifikasi cuaca sudah berjalan. Saat ini, 81 posko kerawanan telah tergelar di titik-titik rawan untuk memastikan deteksi dini dan sosialisasi langsung ke masyarakat,” ujar Nyamin di Jambi, Selasa (28/7/2026).

Pemilik Lahan Berinisial AK Dipanggil Pekan Depan

Kapolda Jambi, Irjen Krisno H Siregar, menegaskan tindakan hukum tegas akan diambil terhadap korporasi maupun perorangan yang terbukti membakar lahan. Langkah ini tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga represif.

Penyidik Polres Muara Jambi dan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi telah mendata serta memasang plang tanda penyelidikan di lahan terbakar di Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi, Minggu siang lalu. Kapolres Muara Jambi, AKBP Bayu Noormansyah, mengonfirmasi pemilik lahan berinisial AK, yang diduga seorang pengusaha, dijadwalkan dipanggil pekan depan. “Benar, kita jadwalkan dipanggil pekan depan,” ujarnya.

Pencegahan Sejak Mei: Modifikasi Cuaca dan Pembasahan Gambut

Upaya pencegahan karhutla di Jambi telah diintensifkan sejak awal musim kemarau. Selain modifikasi cuaca untuk membasahi lahan gambut, Satgas juga menggelar sosialisasi langsung ke masyarakat di 81 posko. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan risiko kebakaran yang kerap dipicu aktivitas manusia.

Dengan luas lahan terbakar yang terus bertambah, koordinasi antara BPBD, TNI, Polri, dan BNPB menjadi kunci. Operasi water bombing dan patroli udara akan terus dilakukan hingga musim kemarau mereda.

Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks