JAMBI — Sprint Race yang berlangsung pada Sabtu (15/6) ini langsung menyajikan drama sejak lampu padam. Pole position Marco Bezzecchi gagal mempertahankan posisinya saat Marc Marquez yang start dari P4 langsung melesat memimpin di tikungan pertama.
Namun keunggulan Marquez tak bertahan lama. Raul Fernandez dengan cepat mengambil alih posisi terdepan, diikuti oleh Jorge Martin dan Diogo Moreira yang merebut P3. Marquez perlahan turun ke posisi enam setelah disalip oleh Bezzecchi.
Memasuki lap kedua, Jorge Martin mencoba merebut posisi pertama dari Raul. Tapi pembalap Aprilia itu tetap tenang dan mampu menjaga jarak aman. Di lap ketiga, Fabio Di Giannantonio sukses melewati Moreira untuk mengamankan posisi ketiga.
Pertarungan sengit terjadi di barisan depan. Raul Fernandez terus memimpin dengan keunggulan 0,6 detik dari Martin hingga menyisakan empat lap terakhir. Sementara itu, Enea Bastianini yang menjadi andalan KTM harus rela tersingkir setelah mengalami crash di lap kelima.
Marc Marquez yang baru kembali setelah crash di dua seri sebelumnya harus bekerja keras untuk naik ke posisi lima. Butuh waktu hingga dua lap bagi The Baby Alien untuk menyalip Diogo Moreira di trek lurus panjang Mugello. Manuver tersebut nyaris berujung crash, namun berhasil dieksekusi sempurna.
"Saya ambil risiko besar di tikungan itu. Tapi saya butuh poin dan kepercayaan diri setelah dua seri yang sulit," ujar Marquez seusai balapan.
Joan Mir menjadi satu-satunya pembalap yang gagal finis di lap-lap akhir, bukan karena crash melainkan masalah teknis pada motornya. Di sisi lain, pertarungan sengit untuk posisi tujuh terjadi antara Pecco Bagnaia, Pedro Acosta, dan Ai Ogura hingga tikungan terakhir.
Raul Fernandez finis pertama, diikuti Jorge Martin di posisi kedua dan Fabio Di Giannantonio di podium ketiga. Marco Bezzecchi finis keempat, sementara Marc Marquez harus puas di P5. Hasil ini membuat Bezzecchi tetap kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2026.
Kemenangan perdana Raul Fernandez musim ini menjadi sinyal kebangkitan tim satelit Aprilia. "Motor kami sangat kompetitif di sirkuit cepat seperti Mugello. Saya hanya fokus dari lap pertama hingga lap terakhir," kata Fernandez.