JAMBI — Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jambi menginisiasi forum diskusi bertajuk "Polri Untuk Masyarakat, Bersama Media Membangun Citra Polri yang Inspiratif di Era Digital" pada Selasa lalu. Acara yang dibuka langsung oleh Kapolda ini dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Pol. Benny Ali, para pejabat utama, pimpinan redaksi media, organisasi pers, akademisi, serta mahasiswa dari berbagai universitas di Jambi.
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyebut perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut Polri untuk lebih adaptif. "Peran Humas Polri pun kini semakin strategis sebagai jembatan komunikasi antara institusi kepolisian dengan masyarakat," ujarnya.
Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan institusi tidak semata diukur dari angka pengungkapan kasus, melainkan juga dari kemampuan membangun kepercayaan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka, humanis, dan bertanggung jawab. Ia mengajak media massa, akademisi, dan penggiat media sosial menjadi mitra strategis dalam menciptakan ruang digital yang sehat serta edukatif.
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Mochamad Farisi, dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi; AKP Suhartono; Kanit I Cyber Ditreskrimsus Polda Jambi Aipda Arjunif; serta Bhabinkamtibmas Polres Bungo yang berbagi pengalaman tentang inovasi pelayanan masyarakat. Materi yang dibahas mencakup strategi menangkal hoaks, meningkatkan literasi digital, dan menghadirkan informasi yang kredibel di tengah derasnya arus informasi digital.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memperkuat komunikasi publik yang profesional dan berorientasi pada pelayanan. "Melalui diskusi publik ini, Polda Jambi ingin mempererat sinergi bersama media, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat agar bersama-sama menangkal hoaks, meningkatkan literasi digital, dan menghadirkan informasi yang kredibel," katanya.
Polda Jambi berencana terus membuka ruang dialog dan kolaborasi lintas sektor sebagai upaya membangun kepercayaan publik serta mewujudkan Polri yang semakin presisi, humanis, dan dicintai masyarakat.