5 Fitur Eksklusif iPad yang Tidak Dimiliki Android Tablet, dari Sidecar hingga Stage Manager

Penulis: Said Fauzi  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 04:00:09 WIB
Fitur Sidecar memungkinkan iPad digunakan sebagai layar kedua untuk Mac secara nirkabel.

JAMBI — Meskipun tablet Android seperti Samsung Galaxy Tab S9 series atau Xiaomi Pad 6 sudah makin canggih dalam urusan spesifikasi dan layar, Apple masih unggul di satu area: integrasi perangkat lunak. Beberapa fitur iPadOS tidak akan pernah hadir di Android karena Apple mendesainnya khusus untuk ekosistem tertutup. Berikut lima fitur iPad yang masih menjadi eksklusivitas hingga saat ini.

Sidecar: iPad Jadi Layar Kedua Mac

Sidecar memungkinkan iPad digunakan sebagai monitor eksternal nirkabel untuk Mac. Fitur ini langsung aktif tanpa kabel, asalkan kedua perangkat masuk dalam satu akun iCloud dan berada dalam jangkauan Bluetooth.

Pengguna bisa memperluas tampilan Mac ke iPad atau sekadar mirroring layar. Ini sangat berguna untuk desainer grafis yang butuh canvas tambahan atau pekerja kantoran yang ingin membuka referensi di layar terpisah. Di Android, belum ada fitur bawaan yang menyamai kemudahan ini tanpa aplikasi pihak ketiga.

Universal Control: Satu Keyboard-Mouse untuk Dua Perangkat

Universal Control membawa konsep Sidecar selangkah lebih maju. Dengan fitur ini, satu trackpad atau mouse dan keyboard Mac bisa mengontrol Mac dan iPad secara bersamaan. Kursor bisa bergerak mulus dari layar Mac ke iPad tanpa perlu pairing ulang.

Fitur ini bekerja secara nirkabel dan otomatis saat perangkat saling berdekatan. Pengguna bisa drag-and-drop file antarperangkat seolah-olah keduanya satu layar. Android belum memiliki padanan untuk fungsi seamless seperti ini.

Stage Manager: Multitasking Layar Penuh yang Lebih Rapi

Stage Manager adalah sistem multitasking anyar di iPadOS yang mengelompokkan jendela aplikasi dalam tumpukan terorganisir. Pengguna bisa membuka hingga empat aplikasi sekaligus dalam satu layar dengan ukuran jendela yang bisa diubah-ubah secara bebas.

Fitur ini mendukung layar eksternal dengan resolusi penuh hingga 6K, menjadikan iPad Pro sebagai workstation portabel yang serius. Android tablet memang punya split-screen dan pop-up view, tetapi belum ada yang menawarkan manajemen jendela sekaya Stage Manager.

App Store Terkurasi dengan Aplikasi Khusus iPad

Apple secara ketat mengkurasi aplikasi di App Store, termasuk versi khusus iPad yang dioptimalkan untuk layar besar. Banyak aplikasi produktivitas seperti Procreate, LumaFusion, dan Affinity Publisher hanya tersedia di iPad atau versi Android-nya tidak sebaik di iPadOS.

Developer cenderung lebih dulu merilis aplikasi kelas profesional di iPad karena basis pengguna yang lebih loyal dan sistem pembayaran yang terintegrasi. Di Android, masih banyak aplikasi tablet yang hanya merupakan versi stretched dari aplikasi ponsel.

QuickNote: Catatan Instan dari Sudut Layar

QuickNote adalah fitur di iPadOS yang memungkinkan pengguna memunculkan jendela catatan kecil hanya dengan menggesek Apple Pencil dari sudut kanan bawah layar. Catatan ini bisa diisi tulisan tangan, teks ketik, tautan, atau bahkan tangkapan layar.

Fitur ini bekerja di atas aplikasi apa pun tanpa perlu keluar dari tampilan utama. Android tidak memiliki fitur serupa yang terintegrasi langsung dengan sistem operasi tanpa aplikasi tambahan.

Bagi pengguna yang sudah memiliki Mac, iPhone, atau Apple Watch, lima fitur di atas membuat iPad terasa seperti perpanjangan tangan yang mulus. Namun, jika Anda hanya membutuhkan tablet untuk konsumsi konten dan tidak terikat ekosistem Apple, tablet Android tetap menjadi pilihan yang lebih terjangkau dengan spesifikasi yang tidak kalah mentereng.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: bgr.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top