JAKARTA — PTPN IV PalmCo mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 90,3 persen sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan perkebunan kelapa sawit pelat merah itu mengantongi laba bersih Rp7,08 triliun, naik signifikan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,72 triliun.
Dari total laba tersebut, pemegang saham menyetujui alokasi 40 persen sebagai dividen. Nilainya mencapai Rp2,83 triliun, tumbuh 88,7 persen dari dividen tahun 2024 yang hanya Rp1,5 triliun. Keputusan ini diteken dalam RUPST yang digelar awal pekan lalu di Jakarta.
Kinerja keuangan perusahaan juga terlihat dari pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) yang naik 46 persen menjadi Rp13,27 triliun. Tahun sebelumnya, EBITDA perusahaan berada di angka Rp9,09 triliun.
Dari sisi operasional, volume penjualan Crude Palm Oil (CPO) meningkat 7,7 persen menjadi 2,74 juta ton. Return on Assets (ROA) perseroan tercatat di posisi 9,2 persen.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa kenaikan laba bersih tidak semata-mata karena harga jual rata-rata CPO yang naik. “Peningkatan laba bersih tidak hanya bertumpu pada tren kenaikan harga jual rata-rata CPO yang berada di level Rp14.223 per kilogram (naik 10,4 persen dari 2024), melainkan juga hasil dari efisiensi biaya yang terukur,” ujar Jatmiko di Jakarta.
Dalam RUPST tersebut, perwakilan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna yang dikuasakan kepada Direktur Peningkatan Nilai BUMN Ketahanan Pangan dan Industri Strategis, Rainoc, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja perusahaan. Namun, pemegang saham meminta manajemen terus melakukan mitigasi risiko dan mengambil langkah perbaikan terukur agar operasional serta investasi ke depan lebih optimal.
Jatmiko menyadari masih ada ruang perbaikan di internal perusahaan. Ia menyebut evaluasi terhadap aspek operasional, realisasi investasi, dan penguatan manajemen risiko akan terus dieksekusi. “Kami menaruh perhatian penuh pada arahan pemegang saham dan akan terus melakukan identifikasi serta perbaikan, sehingga kinerja operasional maupun realisasi investasi ke depannya dapat berjalan lebih maksimal, dan ke depannya dividen yang diberikan dapat lebih optimal,” harap Jatmiko.
Pembagian dividen tahun ini menjadi bukti konsistensi PTPN IV PalmCo dalam menyetorkan kontribusi kepada negara. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan dividen hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.