JAMBI — Peringatan Hari Koperasi tahun 2026 menjadi titik tekan bagi Kantor Pertanahan Kota Jambi untuk memperkuat peran koperasi dalam perekonomian rakyat. Melalui semangat gotong royong, lembaga ini mengajak masyarakat menjadikan koperasi sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi dari tingkat lokal hingga nasional.
Kantor Pertanahan Kota Jambi menilai, koperasi yang dikelola dengan tata kelola kelembagaan yang sehat dan akuntabel mampu menjadi motor penggerak utama pemerataan kesejahteraan. Keanggotaan yang aktif menjadi syarat mutlak agar koperasi tidak sekadar badan usaha, melainkan wadah kolektif yang memperkuat daya tawar masyarakat.
"Melalui fondasi koperasi yang kokoh, aksesibilitas dan ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat lokal hingga nasional dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan," demikian pernyataan resmi Kantor Pertanahan Kota Jambi yang diterima redaksi, Senin.
Menurut Kantor Pertanahan Kota Jambi, sinergi antar-elemen masyarakat dan lembaga menjadi kunci dalam menciptakan iklim ekonomi yang berdaulat. Tanpa kolaborasi yang erat, upaya penguatan ekonomi kerakyatan sulit berjalan optimal.
Peringatan Hari Koperasi tahun ini dinilai menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis koperasi. Bukan sekadar seremoni, peringatan ini diharapkan mendorong aksi nyata di lapangan, terutama dalam hal keterbukaan akses ekonomi yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kantor Pertanahan Kota Jambi menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pemberdayaan masyarakat. Lembaga ini berjanji mendorong keterbukaan akses ekonomi yang adil demi terwujudnya kesejahteraan bersama di Indonesia.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah yang menempatkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Dengan dukungan lintas sektor, termasuk dari instansi pertanahan, ekosistem koperasi diharapkan semakin kokoh menghadapi tantangan ekonomi ke depan.