Puluhan warga dari berbagai kalangan tampak duduk berdampingan menyaksikan laga puncak turnamen paling bergengsi di planet ini. Layar besar dipasang di halaman rumah dinas, mengubah area tersebut menjadi tribun mini yang penuh keakraban. Suasana riuh rendah terdengar setiap kali kedua tim memperagakan aksi berbahaya di depan gawang.
Wabup Nazar Efendi tidak hanya hadir sebagai pejabat. Ia duduk di tengah warga, sesekali berdiskusi dan tertawa bersama. "Semoga semangat sportivitas, persatuan, dan kebersamaan yang kita rasakan malam ini dapat terus terpelihara. Mari kita jadikan momentum ini sebagai inspirasi untuk bersama-sama membangun Kabupaten Tebo yang semakin harmonis, maju, dan sejahtera," pesan Nazar di sela acara.
Nobar Bukan Sekadar Nonton Bola
Pemerintah Kabupaten Tebo memang sengaja mengemas acara ini lebih dari sekadar tontonan. Nobar final Piala Dunia dijadikan medium untuk mempererat hubungan birokrasi dengan rakyat. Dalam praktiknya, acara seperti ini kerap mencairkan jarak formal antara pemimpin dan warganya.
"Kegiatan nonton bareng bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat," ujar Nazar Efendi dalam sambutannya. Ia berharap nilai-nilai sportivitas yang ditunjukkan oleh para atlet di lapangan bisa diadopsi dalam kehidupan sehari-hari, terutama semangat kerja sama dan persatuan.
Sportivitas Jadi Inspirasi Pembangunan Daerah
Pemkab Tebo meyakini bahwa semangat yang lahir dari olahraga bisa menjadi modal sosial untuk pembangunan. Kerja sama, pantang menyerah, dan fair play adalah nilai yang dibutuhkan dalam mengurus daerah. Lewat acara nobar ini, Wabup ingin menanamkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari proyek fisik, tetapi juga dari eratnya ikatan sosial antarwarga dan pemerintah.
Acara yang berlangsung hingga pertandingan usai itu ditutup dengan ramah-tamah. Warga yang hadir mengaku senang bisa menyaksikan laga final sambil ngobrol langsung dengan pemimpin daerah mereka. "Baru kali ini ada bupati nobar bareng warga. Rasanya dekat, tidak kaku," ujar salah satu warga yang hadir.