MUAROJAMBI — Pencairan gaji ke-13 untuk ribuan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi rampung seratus persen. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muaro Jambi, Farhan, memastikan seluruh hak pegawai sudah masuk rekening masing-masing pada 17 Juni 2026.
"Alhamdulillah, pencairan Gaji ke-13 ASN Kabupaten Muaro Jambi sudah mencapai 100 persen. Seluruh SKPD yang berhak menerima pembayaran telah menyelesaikan proses pencairan sehingga hak ASN dapat diterima secara penuh," kata Farhan.
Anggaran Rp 30,66 Miliar untuk 7.016 Pegawai
Dari total anggaran yang disalurkan, sebanyak 4.137 Pegawai Negeri Sipil (PNS) menerima alokasi dana sebesar Rp 21,3 miliar. Sementara itu, 2.879 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memperoleh total pembayaran Rp 9,36 miliar.
Farhan menambahkan, percepatan pencairan gaji ke-13 menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Momentum ini dinilai sangat membantu ASN dalam menghadapi berbagai kebutuhan, terutama menjelang tahun ajaran baru sekolah.
Harapan Meringankan Beban Pendidikan Anak
Menurut Farhan, gaji ke-13 diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran keluarga ASN yang biasanya meningkat saat memasuki masa penerimaan siswa baru dan pembelian perlengkapan sekolah.
"Harapan kami, Gaji ke-13 ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh ASN untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. Dengan begitu, beban pengeluaran keluarga dapat lebih ringan dan kebutuhan penting dapat terpenuhi," ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan penyaluran gaji ke-13 hingga tuntas seratus persen tidak lepas dari koordinasi dan sinergi yang baik antara BPKAD dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.
Proses Administrasi Berjalan Tanpa Hambatan
Kerja sama tersebut membuat proses administrasi, verifikasi, hingga pencairan anggaran berjalan cepat, tepat sasaran, dan tanpa hambatan yang signifikan. Dengan rampungnya pencairan ini, ribuan ASN Muaro Jambi kini dapat lebih leluasa mempersiapkan kebutuhan keluarga, khususnya biaya pendidikan anak.