MUARA BULIAN — Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief meresmikan Gedung Koperasi Sawit Dano Bangko di Kecamatan Pemayung, Selasa. Peresmian ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Batang Hari memperkuat ekonomi masyarakat yang mayoritas bergantung pada sektor perkebunan.
Data terbaru menunjukkan luas perkebunan sawit di Kabupaten Batang Hari meningkat dari 178.483,61 hektare pada 2023 menjadi 182.702,61 hektare pada 2025. Artinya, dalam dua tahun terakhir lahan sawit bertambah sekitar 4.219 hektare.
Koperasi Jadi Wadah Petani Hadapi Pasar
Bupati Fadhil menyebut koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam. Ia menekankan peran strategis koperasi dalam membantu petani memastikan pemasaran TBS, akses pembiayaan, hingga pendampingan teknis bagi anggota.
"Melalui koperasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya petani sawit, dalam memperkuat kelembagaan, meningkatkan perekonomian, serta menjadi wadah yang memberikan manfaat bagi anggota," kata Fadhil dalam sambutannya.
499 Koperasi Terdaftar, 272 di Antaranya Aktif
Pemkab Batang Hari mencatat hingga Mei 2026 terdapat 499 koperasi di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, 272 koperasi berstatus aktif dan terus mendapat pembinaan dari pemerintah daerah.
Bupati berharap keberadaan Koperasi Sawit Dano Bangko bisa menjadi model bagi koperasi lain di Batang Hari. "Dengan koperasi, petani diharapkan memiliki wadah yang mampu memperkuat posisi tawar serta membangun kemitraan yang lebih baik dengan perusahaan penerima TBS," ujarnya.
Visi Batang Hari Super Tangguh di Sektor Perkebunan
Peresmian gedung koperasi di Pemayung ini dinilai sebagai langkah konkret mendukung visi pembangunan daerah menuju Batang Hari Super Tangguh. Sektor perkebunan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi tersebut.
Fadhil menutup sambutannya dengan optimisme agar koperasi sawit terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Dengan koperasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah menuju Batang Hari Super Tangguh," pungkasnya.