TANJAB TIMUR — Peristiwa nahas itu terjadi setelah Brigadir E bersama empat rekannya, yang juga anggota kepolisian, mengonsumsi minuman beralkohol pada malam sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan awal, korban sempat berdiri sebelum kehilangan keseimbangan dan terjatuh hingga kepalanya terbentur. Tak lama kemudian, Brigadir E disebut mengeluarkan busa dari mulutnya.
Rekan-rekannya segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit. Namun, setibanya di fasilitas kesehatan, tim medis menyatakan Brigadir E telah meninggal dunia.
Lima Saksi dan Bukti Digital Sudah Diperiksa
Penyidik Polres Tanjab Timur telah memeriksa lima orang saksi untuk mendalami kronologi lengkap peristiwa tersebut. Selain keterangan saksi, penyelidikan juga diperkuat dengan penelusuran bukti digital guna memastikan seluruh rangkaian kejadian terungkap secara utuh.
Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Chandra menegaskan komitmennya dalam mengusut perkara ini. "Kami berkomitmen mengusut peristiwa ini secara transparan, profesional, dan berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Kapolres Temui Langsung Keluarga Korban
AKBP Ade Chandra juga telah mendatangi langsung keluarga Brigadir E. Kedatangannya untuk menyampaikan perkembangan penanganan perkara sekaligus memastikan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh.
Hingga saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti dan mendalami keterangan para saksi. Serangkaian pemeriksaan lain juga dilakukan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa yang merenggut nyawa personel Polres Tanjab Timur tersebut.