Pencarian

Kebakaran Kantor Bapenda DKI Jakarta, Ratusan ASN Terdampak Dialihkan ke Skema WFH dan Kantor Suku Dinas

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 16:45:31 WIB
Kebakaran Kantor Bapenda DKI Jakarta, Ratusan ASN Terdampak Dialihkan ke Skema WFH dan Kantor Suku Dinas
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke gedung Bapenda DKI Jakarta yang terbakar pada Jumat malam.

JAMBI — Instruksi tersebut menyusul amukan api yang menghanguskan lantai 11 hingga 16 gedung 16 lantai yang menjadi kantor gabungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan sejumlah instansi lainnya. Kebakaran yang terjadi pada Jumat malam itu berhasil dilokalisasi oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta pada Sabtu dini hari.

Skema Kerja Darurat bagi 1.000 ASN

Pramono Anung memastikan kelangsungan operasional pemerintahan tetap menjadi prioritas utama di tengah musibah ini. Para pegawai tidak hanya mengandalkan WFH, tetapi juga akan disebar ke kantor-kantor suku dinas di wilayah kota serta memanfaatkan aset milik Pemprov DKI Jakarta yang tersebar di berbagai lokasi.

"Gedung tersebut dihuni oleh beberapa perangkat daerah, yaitu Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan total kurang lebih 1.000 ASN," papar Pramono, Sabtu (8/8/2026).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah cepat agar fungsi pelayanan publik seperti administrasi pajak daerah dan perizinan tidak sampai terhenti. Para ASN diminta tetap produktif meski tidak berada di kantor pusat.

Lima Instansi Terdampak dan Prioritas Pelayanan Publik

Gedung yang terbakar tersebut merupakan pusat operasional bagi lima perangkat daerah sekaligus. Selain Bapenda, gedung ini juga menjadi tempat bekerja bagi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), dan Bank Jakarta.

Dengan total pegawai mencapai ribuan orang, Pramono menegaskan bahwa pengalihan tempat kerja ini bersifat wajib dan terstruktur. "Untuk menjamin kelangsungan pelayanan publik, kami menginstruksikan seluruh ASN Bapenda Jakarta yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme WFH secara bergantian, berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya. Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama," tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran warga yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan dan perpajakan di tengah proses pemulihan pascakebakaran.

Api Padam, Fokus Kini pada Pemulihan Data dan Aset

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta bekerja ekstra keras menjinakkan si jago merah sejak Jumat malam. Proses pemadaman berlangsung intensif, dan situasi baru dinyatakan terkendali serta masuk tahap pendinginan pada Sabtu dini hari.

Meski api telah padam, tantangan berikutnya adalah mengidentifikasi kerusakan dokumen dan server data penting yang tersimpan di lantai atas gedung. Pemprov DKI Jakarta kini juga harus segera merancang relokasi jangka menengah bagi ribuan pegawai yang kehilangan ruang kerja mereka.

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran serta estimasi kerugian materiil yang diderita. Pemerintah kota dipastikan akan melakukan audit menyeluruh terhadap gedung sebelum direncanakan untuk digunakan kembali.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks