Pencarian

Bapanas Targetkan Ekspor Beras 1.000 Ton Pekan Ini, Peluang Tembus 1 Juta Ton

Selasa, 18 Agustus 2026 • 10:31:31 WIB
Bapanas Targetkan Ekspor Beras 1.000 Ton Pekan Ini, Peluang Tembus 1 Juta Ton
Menteri Pertanian menyampaikan target ekspor beras 1.000 ton pada pekan ini dalam peringatan HUT ke-81 RI di Jakarta, Senin (17/8/2026).

JAMBI — Capaian ini disampaikan Amran dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI di Jakarta, Senin (17/8/2026). Menurutnya, status swasembada yang diraih lebih cepat dari jadwal menjadi modal utama Indonesia di tengah krisis pangan global yang tengah melanda sejumlah negara.

"Kado ulang tahun dari kita untuk Republik Indonesia adalah Indonesia sudah mencapai swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya, dari target 4 tahun menjadi 1 tahun. Kado ulang tahun kedua, kemarin Alhamdulillah kita mengekspor beras ke negara lain," ujar Amran.

Target Ekspor Beras Bertahap hingga 1 Juta Ton

Pemerintah tidak berhenti pada status swasembada. Amran memaparkan peta jalan ekspor beras yang dimulai dari skala kecil sebelum ditingkatkan secara signifikan. Pekan ini, sebanyak 1.000 ton beras ditargetkan dikirim ke luar negeri.

"Insyaallah kita akan ekspor target kita. Pertama, insyaallah minggu ini 1.000 ton, dan peluangnya adalah 200 ribu ton, bahkan bisa sampai 1 juta ton. Itu adalah persembahan dari Bapak-Ibu semua," tutur Amran.

Kesejahteraan Petani di Level Tertinggi 34 Tahun

Di luar capaian ekspor, pemerintah mencatat perbaikan indikator kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) berada di posisi tertinggi dalam 25 tahun terakhir, sementara tingkat kesejahteraan petani secara umum mencapai rekor tertinggi selama 34 tahun. Perbaikan ini berkontribusi pada kenaikan ekspor nasional sebesar Rp166 triliun dan penurunan impor Rp41 triliun.

"Kita ada nilai tambah Rp200 triliun. Dan ini puncak kebahagiaan petani kita," kata Amran.

Pekerjaan Rumah: Tiga Komoditas yang Masih Dikejar

Kemandirian pangan belum sepenuhnya tuntas. Dari 11 komoditas sasaran, pemerintah masih mengejar kemandirian untuk tiga jenis pangan: bawang putih, daging dan susu, serta kedelai. Amran menargetkan ketiga komoditas tersebut dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun.

"Kami yakin kalau kita kolaborasi, kita kompak, pasti ini bisa kita capai. Moga-moga 3–5 tahun ini bisa jadi kenyataan," ungkap Amran.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Percepatan

Amran menegaskan percepatan swasembada bukan hasil kerja satu instansi. Keberhasilan ini melibatkan TNI, Polri, Kejaksaan, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, hingga pemerintah daerah dari tingkat RT sampai gubernur. Gagasan besar ini, kata dia, berasal dari Presiden RI.

"Bukan kerja saya, kerja kita semua, termasuk saudara-saudara kita yang terlibat. TNI, Polri, Kejaksaan, PPL, Babinsa, RT, RW, kepala desa, camat, bupati, gubernur, dan seluruh menteri terkait. Ini adalah gagasan besar Bapak Presiden Republik Indonesia," jelas Amran.

Dalam peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Bapanas, turut diberikan Anugerah ASN Pangan Terbaik Tahun 2026 untuk kategori PPPK dan PNS, serta hadiah bagi pemenang lomba kemerdekaan internal instansi.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarapemerintah.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks