Pencarian

Dukung IKN Jadi Forest City, Pertamina Hulu Indonesia dan SKK Migas Tanam 1.708 Pohon Endemik Kalimantan

Kamis, 20 Agustus 2026 • 12:29:01 WIB
Dukung IKN Jadi Forest City, Pertamina Hulu Indonesia dan SKK Migas Tanam 1.708 Pohon Endemik Kalimantan
Pertamina Hulu Indonesia dan SKK Migas menanam 1.708 pohon endemik Kalimantan untuk mendukung IKN sebagai forest city.

JAMBI — Ratusan pohon yang ditanam bukan sekadar tanaman peneduh. Sebagian besar merupakan jenis kayu endemik Kalimantan seperti ulin, meranti, bangkirai, dan gaharu, yang dicampur dengan berbagai tanaman buah berfungsi sebagai sumber pakan satwa. Langkah ini menjadi bagian dari program "Merdeka Bersama Alam" yang digagas Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), sekaligus wujud nyata dukungan sektor hulu migas terhadap konsep Forest City di IKN.

Menanam Itu Gaya Hidup, Bukan Seremonial

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa penghijauan di kawasan Nusantara tidak boleh berhenti pada momen-momen tertentu. Menurutnya, kegiatan menanam harus menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian masyarakat.

"Penanaman pohon di kawasan Nusantara harus menjadi budaya yang melekat secara berkelanjutan, bukan sekadar momentum seremonial kegiatan," ujarnya dalam siaran resmi yang diterima di Balikpapan.

Basuki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengubah paradigma menjaga lingkungan sebagai kebutuhan, bukan sekadar perayaan hari besar. "Kami ingin mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan penanaman pohon sebagai lifestyle atau gaya hidup, bukan hanya memperingati hari-hari besar, tapi karena kita memang butuh," kata dia.

Kontribusi Nyata Hulu Migas untuk Ekosistem

Direktur Utama PHI, Muharram Jaya Panguriseng, menyebut keterlibatan perusahaannya merupakan bentuk komitmen nyata dalam pengelolaan lingkungan di Kalimantan. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan ekosistem.

"Kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. PHI bersama SKK Migas Kalsul mendukung penghijauan di IKN sebagai bagian dari kontribusi sektor hulu migas dalam menjaga fungsi ekologis kawasan," jelas Muharram.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan penghijauan tidak diukur dari banyaknya bibit yang ditanam, melainkan dari kemampuan merawat hingga pohon tumbuh besar. "Yang tidak kalah penting adalah memastikan pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis jangka panjang. Karena itu, pemeliharaan dan keterlibatan berbagai pihak menjadi hal penting," tambahnya.

Menjaga Fungsi Tata Air IKN

Penghijauan di kawasan DAS Sanggai memiliki peran krusial lebih dari sekadar estetika kota. Vegetasi di area tersebut membantu menjaga fungsi tata air, mencegah erosi, serta mempertahankan habitat satwa dan keanekaragaman hayati di sekitar IKN.

Kegiatan yang diikuti unsur pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, Pramuka, dan masyarakat sekitar ini diharapkan memberikan manfaat lingkungan jangka panjang. Dengan melibatkan ribuan partisipan dalam satu waktu, PHI dan SKK Migas Kalsul berupaya membangun kesadaran kolektif bahwa masa depan IKN sebagai kota hutan bergantung pada aksi nyata semua pihak, bukan sekadar wacana.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: borneoflash.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks