JAMBI — Volkswagen semakin serius memperkuat lini kendaraan elektrifikasinya di China. Pabrikan asal Jerman itu baru saja meluncurkan ID.Era 8X, sebuah SUV besar yang mengusung teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV). Model ini diumumkan secara resmi melalui kanal distribusi lokal Volkswagen di China dan langsung tersedia di dealer-dealer utama.
Sorotan utama ID.Era 8X ada pada sistem penggeraknya. Mobil ini menggunakan motor listrik bertenaga 295 dk sebagai sumber penggerak utama roda. Sementara itu, mesin bensin 4 silinder turbo 1.500 cc hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai saat dayanya menipis.
Mesin bensin tidak terhubung langsung ke roda. Pendekatan ini membuat mobil tetap melaju dengan karakteristik listrik murni, namun tanpa rasa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan. Volkswagen menyebut jarak tempuh total ID.Era 8X bisa melampaui 1.000 km.
Volkswagen menawarkan ID.Era 8X dalam empat varian dengan dua opsi baterai: 51,1 kWh dan 65,2 kWh. Dalam mode listrik murni, SUV ini mampu menempuh jarak antara 260 km hingga 345 km tergantung varian yang dipilih. Ketika mesin generator ikut bekerja, jarak tempuh totalnya diperkirakan tembus lebih dari 1.000 km.
Secara tampilan, ID.Era 8X sangat mirip dengan kakaknya, ID.Era 9X. Bagian depan didominasi lampu LED horizontal yang membentang selebar muka, dipadukan dengan lampu utama vertikal di bumper depan. Logo Volkswagen yang bisa menyala, gril aktif, serta lampu belakang LED penuh juga menjadi ciri khasnya.
Dari segi dimensi, SUV ini memiliki panjang 5.020 mm, lebar 1.997 mm, tinggi 1.750 mm, dan jarak sumbu roda 2.970 mm. Ukuran itu menempatkannya di segmen SUV besar yang mengutamakan kabin luas untuk keluarga atau perjalanan jarak jauh.
Kehadiran ID.Era 8X menunjukkan Volkswagen kini menyesuaikan strategi elektrifikasinya dengan kebutuhan pasar China. Teknologi EREV memang tengah naik daun di sana karena menawarkan solusi jarak tempuh tanpa kompromi. Dengan hadirnya model ini, Volkswagen bersaing langsung dengan pemain lokal yang sudah lebih dulu mengadopsi sistem serupa.
Belum ada informasi apakah ID.Era 8X akan dibawa ke pasar global, termasuk Indonesia. Namun, langkah Volkswagen di China kerap menjadi indikator arah pengembangan produk mereka ke depannya.