MUARASABAK — Puluhan pelaku UMKM kuliner di sekitar wilayah operasional PetroChina International Jabung Ltd mendapatkan pelatihan pengolahan makanan higienis. Kegiatan berlangsung di Geragai Base Camp PetroChina, Rabu (2/9), menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Tanjab Timur dan Puskesmas Simpang Pandan.
Seminar ini menyasar pemilik warung makan dan usaha olahan rumah tangga di Kecamatan Geragai. Mereka diajarkan praktik sanitasi pangan yang benar, termasuk kebersihan tangan dan bahan baku, agar produk yang dijual aman dikonsumsi.
Sr. Medical Officer PetroChina International Jabung Ltd, dr. William Aditya, menyebut pelatihan ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan peserta. Hasil survei lapangan menunjukkan para pelaku usaha yang menerapkan materi seminar mengalami pertumbuhan jumlah pembeli.
"Dari beberapa peserta yang hadir, banyak yang memberikan saran dan mengaku pelanggannya bertambah karena sudah menerapkan sebagian besar yang disampaikan narasumber," ujarnya di Muarasabak, Rabu (2/9).
Program ini menjadi jembatan antara perusahaan dan masyarakat sekitar. Selain menyehatkan karyawan PetroChina yang kerap membeli makanan di luar, inisiatif ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Tim medis Puskesmas Simpang Pandan Geragai, dr. Henny Muhammad, menekankan bahwa tangan dan bahan makanan merupakan media penyebaran kuman terbesar. Tanpa kebersihan keduanya, risiko kontaminasi silang pada makanan jadi meningkat.
"Tangan dan bahan makanan itu adalah salah satu penyebaran kuman yang paling banyak," kata dr. Henny. Kondisi ini yang kerap terabaikan oleh pelaku usaha kecil, sehingga pemantauan langsung ke lapangan masih diperlukan.
Kegiatan serupa bukan kali pertama digelar. Sebelumnya, pada 22 Agustus, pelatihan identik telah diadakan di Betara Base Camp. Artinya, program ini berjalan berkelanjutan untuk mencakup dua titik operasional perusahaan di Tanjab Timur.
Kolaborasi antara PetroChina, Dinas Kesehatan, dan tenaga medis puskesmas dinilai sudah berjalan baik. "Kalau kolaborasi antara PetroChina dengan Dinas Kesehatan maupun tenaga medis alhamdulillah sudah bagus, sudah dilakukan seperti ini salah satunya seminarnya, pemantauannya," jelas dr. Henny.
dr. William berharap cakupan program Kantin Sehat bisa diperluas pada tahun-tahun mendatang, seiring meningkatnya kesadaran warga akan pentingnya pangan sehat.