JAMBI — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis kabar yang menyebut dirinya akan segera digeser dari jabatan Menteri Keuangan. Saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat pada Kamis, 4 Juni 2026, ia menjawab singkat dan tegas.
“Enggak benar lah,” ujar Purbaya.
Penegasan itu sekaligus merespons dua isu yang beredar secara bersamaan: spekulasi pergantian posisinya di Kementerian Keuangan dan rumor bahwa ia akan mengisi jabatan Gubernur Bank Indonesia. Kedua kabar tersebut langsung dibantah menteri yang akrab disapa Purbaya itu.
Jadwal Kenegaraan Tetap Berjalan, RUU P2SK Disahkan
Di tengah riuhnya isu perombakan kabinet, Purbaya tetap menjalankan agenda resminya. Pada Kamis pagi, ia menghadiri rapat paripurna DPR RI yang mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menjadi undang-undang.
Purbaya juga memastikan dirinya akan memimpin konferensi pers Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KiTa yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026.
Kondisi Fiskal Dinilai Aman, Purbaya: Besok Bisa Ditanya Lagi
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menegaskan kondisi fiskal Indonesia saat ini masih dalam keadaan baik. Ia menyebutkan bahwa data terkait akan dipaparkan lebih rinci dalam konferensi pers APBN KiTa.
“Fiskalnya kan bagus. Besok ada itu, (konferensi pers) APBN KiTa. Anda boleh tanya lagi di situ, saya jelaskan lagi. Kalau nggak saya ngulang lagi ini, tapi pada dasarnya aman,” ucapnya.
Ketua Komisi XI DPR: Saya Belum Mendengar
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengaku tidak memiliki informasi terkait isu pergantian Menteri Keuangan. Menurutnya, kabar yang beredar belum memiliki dasar yang jelas dan kemungkinan besar hanya rumor tanpa fakta pendukung.
“Saya belum mendengar dan sepertinya hanya rumor,” ungkapnya.