MUARO JAMBI — Sebuah apresiasi internal digelar Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi dengan menyerahkan penghargaan kepada pegawai teladan periode bulan ini. Sindi Dwi Nadaa keluar sebagai pegawai yang dinilai paling menonjol dalam hal kedisiplinan, integritas, dan etos kerja di lingkungan unit pelaksana teknis pemasyarakatan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor lapas pada Senin (03/08/2026) itu dipimpin langsung oleh Kalapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza. Seluruh pejabat struktural dan jajaran pegawai turut hadir dalam seremoni yang digelar usai apel pagi tersebut.
Bukan Sekadar Seremoni, Melainkan Pemacu Profesionalisme
Meita Eriza menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar acara seremonial rutin. Menurutnya, apresiasi ini adalah bagian dari strategi pembinaan untuk mendorong seluruh aparatur sipil negara di lapas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh pegawai untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas,” ujar Meita Eriza dalam sambutannya.
Indikator Penilaian: Dari Absensi Hingga Kerja Sama Tim
Proses seleksi pegawai teladan tidak dilakukan secara subjektif. Penilaian mengacu pada sejumlah indikator terukur yang mencakup empat aspek utama, yaitu tingkat kedisiplinan, etos kerja, loyalitas terhadap institusi, serta kemampuan berkolaborasi dalam tim.
Setelah melalui proses penilaian tersebut, Sindi Dwi Nadaa ditetapkan sebagai penerima penghargaan periode ini. Ia menerima piagam penghargaan serta ucapan selamat langsung dari pimpinan dan rekan-rekan kerjanya di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.
Menumbuhkan Budaya Kerja Positif di Lingkungan Pemasyarakatan
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Pemberian apresiasi ini diharapkan mampu menciptakan iklim kompetisi yang sehat sekaligus membangun budaya kerja positif di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.
Ke depan, program serupa direncanakan berlanjut secara berkala sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja pegawai demi mendukung pelayanan pemasyarakatan yang semakin optimal di Provinsi Jambi.