JAMBI — Gubernur Al Haris menekankan bahwa internalisasi nilai-nilai Pancasila harus menjadi roh utama dalam setiap pelayanan publik dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Ia secara khusus menyoroti peran aparatur sipil negara (ASN) sebagai garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.
Apa yang Diminta Gubernur kepada ASN Jambi?
Al Haris meminta seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Jambi untuk melaksanakan tugas pelayanan dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia mewajibkan perangkat birokrasi menjadikan Pancasila sebagai landasan utama dalam melahirkan kebijakan publik yang pro-rakyat kecil.
"Para pejabat dan ASN harus melaksanakan upacara dan memperingati 1 Juni ini dengan khidmat. Mari kita isi apa yang sudah diberikan oleh para pendahulu kita, yaitu negara Indonesia ini," ujar Al Haris dalam sambutannya usai upacara.
Bagaimana Pesan BPIP untuk Kepala Daerah?
Dalam kesempatan yang sama, Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin membacakan pidato tertulis Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi. Kepala BPIP menitipkan pesan khusus kepada para kepala daerah agar setiap produk kebijakan publik selalu berlandaskan keadilan sosial dan mampu memproteksi hak-hak masyarakat kecil.
"Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut menjadi instrumen diplomasi yang relevan untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik," kata Nyamin mengutip pidato BPIP.
Tema Besar yang Diangkat Tahun Ini
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia." Tema ini dipilih untuk menegaskan relevansi ideologi negara di tengah disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global. Kepala BPIP menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila menjadi pijakan moral yang kokoh untuk menjaga keutuhan bangsa yang terdiri dari belasan ribu pulau dan ratusan etnis.
Yudian juga mengajak generasi muda untuk mentransformasikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar simbol baku atau teks sejarah semata.
Siapa Saja yang Hadir dalam Upacara?
Upacara berlangsung khidmat dengan Brigjen TNI Nyamin bertindak sebagai inspektur upacara. Ribuan peserta terdiri dari jajaran pejabat daerah, ASN, unsur TNI/Polri, serta perwakilan masyarakat dan pelajar. Gubernur Al Haris turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian upacara dari awal hingga akhir.
Mengapa Peringatan Ini Penting bagi Warga Jambi?
Menurut Al Haris, peringatan ini menjadi pengingat bahwa kerja sama dan hasil kerja nyata adalah bukti implementasi Pancasila di tingkat daerah. "Kita berharap penerus bangsa harus senantiasa memiliki jiwa Pancasila, berjuang, dan menjaga harga diri Republik Indonesia," tegasnya.
Ia juga mendorong semua elemen bangsa untuk memperkokoh tali kerja sama demi membuahkan hasil kerja yang nyata untuk kemajuan tanah air, khususnya di Provinsi Jambi.