Pencarian

PLN dan Pemprov Jambi Percepat Listrik Masuk 140 Desa di 9 Kabupaten, 3.383 Rumah Bakal Tersambung

Selasa, 11 Agustus 2026 • 22:54:01 WIB
PLN dan Pemprov Jambi Percepat Listrik Masuk 140 Desa di 9 Kabupaten, 3.383 Rumah Bakal Tersambung
PLN dan Pemprov Jambi sepakat mempercepat pembangunan jaringan listrik untuk 140 desa di sembilan kabupaten.

JAMBI — Rencana penyambungan listrik untuk 3.383 rumah di wilayah perdesaan Jambi mulai memasuki babak baru. PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (UID S2JB) bersama Pemprov Jambi sepakat memperkuat kolaborasi pembangunan jaringan listrik yang menyasar 140 lokasi di sembilan kabupaten.

Kesepakatan itu mengemuka dalam pertemuan antara General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfani Umar dan Gubernur Jambi Al Haris di Rumah Dinas Gubernur, Senin (10/8/2026). Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi Tandry Adi Negara serta Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Andri Yushar Andria.

Target 2026: 75 Lokasi di 8 Kabupaten Rampung Desember

Dari total 140 lokasi yang direncanakan, PLN menargetkan 75 lokasi selesai lebih dulu pada Desember 2026. Wilayahnya tersebar di Batanghari, Tebo, Bungo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, Sarolangun, dan Merangin.

Untuk kelompok pertama ini, PLN akan membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 46,10 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 111,30 kms. Kapasitas gardu distribusi yang disiapkan mencapai 1.900 kVA, melayani sekitar 748 calon pelanggan.

Adapun 26 lokasi lainnya di Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi ditargetkan tuntas pada Maret 2027. Pembangunannya mencakup JTM 78,47 kms dan JTR 98,21 kms.

Skala Proyek: 408 Km JTM dan Gardu 9.200 kVA

Secara keseluruhan, pembangunan infrastruktur Lisdes 2026 di Jambi mencakup 408,43 kms JTM, 486,88 kms JTR, serta gardu distribusi berkapasitas total 9.200 kVA. Kabupaten yang masuk pemetaan meliputi Batanghari, Tebo, Bungo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, Sarolangun, Merangin, dan Kerinci.

Bagi PLN, program ini bukan sekadar urusan teknis penyambungan kabel. Diksi Erfani Umar menegaskan bahwa kehadiran listrik di desa membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Saat ini, listrik bukan hanya tentang menyalakan lampu. Ketika listrik hadir di sebuah desa, terbuka pula peluang bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, usaha produktif hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Diksi dalam keterangan yang diterima redaksi.

Pemprov Diminta Perbarui Data Desa untuk Percepatan

PLN meminta dukungan Gubernur Al Haris agar para bupati segera menyampaikan usulan desa atau dusun yang masih membutuhkan aliran listrik. Data dari pemerintah kabupaten dinilai krusial untuk verifikasi dan pemetaan teknis di lapangan.

“Kami sangat mengharapkan dukungan Bapak Gubernur agar usulan dari para Bupati terkait desa maupun dusun yang masih membutuhkan listrik perdesaan dapat segera disampaikan kepada PLN,” kata Diksi.

Diksi menambahkan, program Lisdes berjalan dinamis. PLN tetap membuka ruang bagi usulan baru dari pemerintah daerah sembari mengerjakan lokasi yang sudah terpetakan. Setiap usulan akan diverifikasi dan dikaji secara teknis untuk menentukan skala prioritas serta skema penyelesaiannya.

“Semakin cepat usulan tersebut disampaikan, semakin cepat pula kita dapat bersama-sama memetakan langkah tindak lanjutnya,” tambahnya.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mattanews.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks