JAMBI — Keputusan manajemen Persib Bandung mendatangkan Danijel Loncar bukan tanpa alasan. Postur tubuhnya yang menjulang dan kemampuan duel udara yang kuat dianggap menjadi jawaban atas kebutuhan lini belakang. Dengan tinggi di atas rata-rata, ia diharapkan menjadi tembok kokoh saat menghadapi tekanan lawan, baik di kompetisi domestik maupun Asia.
Kini, stok bek tengah Persib dihuni empat pemain asing sekaligus: Loncar, Gabriel Mutombo, Patricio Matricardi, dan Julio Cesar. Belum lagi ada opsi lokal seperti Hamra Hehanussa dan Dion Markx yang siap bersaing. Situasi ini jelas memberi ruang gerak besar bagi Igor Tolic, tapi di sisi lain memunculkan dilema klasik: siapa yang pantas menjadi duet utama?
Rotasi di Piala Presiden 2026 Jadi Gambaran Awal
Jawaban sementara bisa dilihat dari tiga laga fase grup Piala Presiden 2026. Pada pertandingan pertama melawan Arema FC, Tolic memasang Matricardi dan Mutombo sebagai duet sentral. Hasilnya, Persib menang 1-0.Menghadapi DPMM FC di laga kedua, sang pelatih justru melakukan perubahan total. Dion Markx yang merupakan pemain lokal diberi kepercayaan berpasangan dengan Julio Cesar. Lagi-lagi, gawang Persib tidak kebobolan dan skor 1-0 bertahan hingga akhir.
Pola menarik terjadi di partai pamungkas kontra Tampines Rovers. Tolic kembali memanggil Matricardi dan Mutombo ke starting XI. Clean sheet ketiga beruntun pun diraih, menunjukkan bahwa lini belakang Persib tampil solid sepanjang turnamen pramusim.
Empat Kompetisi Menanti, Rotasi Bukan Lagi Pilihan
Keputusan Tolic merotasi bek tengah di setiap laga bukan sekadar coba-coba. Musim depan, Persib dijadwalkan tampil di BRI Super League, AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Indonesia. Jadwal padat ini memaksa skuad untuk selalu siap, tanpa bergantung pada satu atau dua nama."Para pemain terus bermain seperti ini. Beberapa dari kami bermain sangat baik, beberapa mungkin tidak begitu baik, tapi pada akhirnya Anda tidak bisa meragukan motivasi mereka tentang cara bermain, bagaimana mereka turun ke lapangan, dan keinginan untuk menang," ujar Igor Tolic belum lama ini.
Komentar tersebut mengindikasikan bahwa Tolic lebih mementingkan kesiapan tim secara kolektif ketimbang menetapkan hierarki tetap di posisi bek tengah. Ia mengapresiasi motivasi seluruh pemain yang tampil habis-habisan, apa pun komposisi yang ia pilih.
Menanti Duet Terbaik Menuju Liga Champions
Pertanyaannya kini, akankah pola rotasi ini dipertahankan saat kompetisi resmi bergulir? Atau justru Danijel Loncar yang baru datang akan langsung dipasang sebagai starter untuk mengamankan lini belakang?Yang jelas, dengan kualitas yang merata di antara empat bek asing, Tolic memiliki "masalah" yang menyenangkan. Keputusan finalnya akan sangat menentukan seberapa jauh Persib melangkah di pentas Asia. Apakah Matricardi yang berpengalaman akan tetap menjadi pilihan utama, atau justru Mutombo yang konsisten sepanjang pramusim layak dipertahankan, atau malah Loncar yang akan langsung menjalani debutnya di laga resmi.