Pencarian

Pemprov Jambi Targetkan 110 Hektare Lahan untuk Tanam Bawang Putih, Kerinci Jadi Andalan Utama

Rabu, 19 Agustus 2026 • 15:36:01 WIB
Pemprov Jambi Targetkan 110 Hektare Lahan untuk Tanam Bawang Putih, Kerinci Jadi Andalan Utama
Gubernur Jambi Al Haris memulai penanaman perdana bawang putih bersama Kapolda Jambi dan Danrem 042/Gapu di Desa Tanjung Bungo, Kerinci.

KERINCI — Gubernur Jambi Al Haris bersama Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin turun langsung ke lahan petani di Desa Tanjung Bungo untuk memulai penanaman perdana. Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi pemerintah pusat yang menargetkan penanaman serentak di 17 provinsi, dengan pusat acara terhubung melalui zoom dari Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB.

Al Haris menegaskan komitmennya mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan. Menurutnya, ketergantungan pada bawang putih impor yang berlangsung lama sudah saatnya diputus karena berdampak langsung pada gejolak harga dan inflasi.

"Setiap tahun besar sekali impor kita. Ini juga berpengaruh kepada angka inflasi. Begitu bawang putih naik harganya, sangat berdampak pada inflasi kita," kata Al Haris di sela kegiatan penanaman.

Rincian Lahan: 100 Hektare di Kerinci, 10 Hektare di Merangin

Kapolda Jambi merinci target penanaman yang dibebankan ke provinsi tersebut. Kabupaten Kerinci mendapat porsi terbesar dengan alokasi 100 hektare, sementara 10 hektare sisanya berada di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin. Untuk penanaman simbolis di Tanjung Bungo sendiri, lahan yang digunakan seluas 0,125 hektare, sedangkan di Merangin mencapai 0,25 hektare.

Krisno mengungkapkan bahwa angka tersebut masih berpeluang bertambah. Pihaknya bersama TNI dan Pemprov Jambi terus melakukan pencarian lahan tambahan di luar dua kabupaten tersebut.

Kendala Bibit Jadi Tantangan Utama Perluasan Lahan

Meski lahan tersedia, Krisno mengakui ketersediaan bibit menjadi kendala klasik yang menghambat percepatan perluasan area tanam. "Kami sedang berupaya supaya Jambi bisa lebih dari target untuk luasannya. Tentunya dengan ketersediaan bibit. Ini merupakan salah satu kendala," ujarnya.

Untuk mengatasi hal ini, Pemprov Jambi akan mengajukan permintaan tambahan bibit ke Kementerian Pertanian. Selain itu, pemerintah juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PTPN VI, untuk memaksimalkan potensi lahan yang bisa dimanfaatkan.

Dukungan Alsintan dan Harapan Menjadi Lumbung Nasional

Pemprov Jambi tidak hanya menyiapkan lahan, tetapi juga kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan) agar proses penanaman hingga panen berjalan efisien. Al Haris berharap langkah ini mampu mengubah pola tanam petani yang selama ini terfokus pada cabai.

"Kalau bibitnya bagus dan hasilnya baik, ini bisa menjadi contoh untuk daerah lain. Petani kita tidak hanya bergantung pada cabai, tetapi juga bisa menanam bawang putih yang bisa dijual di pasar," harapnya.

Dengan potensi lahan yang ada, Jambi optimistis ke depan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan bawang putih lokal, tetapi juga berkontribusi sebagai daerah penyumbang produksi nasional. Program ini diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi kelompok tani sekaligus menekan angka inflasi akibat fluktuasi harga komoditas impor.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bitnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks