Pencarian

Pendaftaran STIN 2026 Dibuka 18-30 Agustus, Ini Cara Daftarnya

Jumat, 21 Agustus 2026 • 12:01:32 WIB
Pendaftaran STIN 2026 Dibuka 18-30 Agustus, Ini Cara Daftarnya
Pendaftaran taruna STIN 2026 resmi dibuka mulai 18 hingga 30 Agustus melalui portal SSCASN BKN.

STIN - Lulusan SMA dan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan punya kesempatan baru lewat penerimaan taruna STIN 2026/2027. Sekolah Tinggi Intelijen Negara di lingkungan Badan Intelijen Negara membuka pendaftaran lewat SSCASN BKN.

Batas Waktu Pendaftaran STIN 2026

Sesuai jadwal nasional sekolah kedinasan yang ditetapkan BKN, pendaftaran STIN 2026 dibuka mulai 18 Agustus dan ditutup 30 Agustus 2026. Karena jendela waktu terbatas, calon peserta sebaiknya segera menyiapkan dokumen alih-alih menunggu mendekati tenggat.

Langkah Pendaftaran STIN 2026

Pendaftaran dilakukan sepenuhnya lewat portal SSCASN BKN dengan tahapan berikut:

  1. Buat akun di SSCASN menggunakan data kependudukan.
  2. Login, lalu pilih menu Sekolah Kedinasan dan instansi Badan Intelijen Negara/STIN.
  3. Tentukan program studi sesuai latar belakang pendidikan.
  4. Lengkapi biodata, unggah dokumen persyaratan, lalu periksa ulang seluruh data sebelum dikirim.
  5. Simpan bukti pendaftaran dan pantau pengumuman lewat kanal resmi.

Deretan Syarat yang Harus Dicek

  • Nilai akademik, kondisi kesehatan, dan fisik sesuai standar STIN.
  • Kewarganegaraan Indonesia dan kesetiaan pada Pancasila serta UUD 1945.
  • Rekam jejak bersih dari tindak pidana, dibuktikan SKCK.
  • Lulusan minimal SMA/sederajat, bukan Paket C.
  • Kesediaan mengikuti seluruh ketentuan pendidikan dan seleksi.

Khusus lulusan 2024-2026, standar nilai yang perlu dipenuhi adalah rata-rata ijazah minimal 85, dengan nilai Matematika, Bahasa Indonesia, serta Bahasa Inggris/bahasa asing juga minimal 85.

Tiga Program Studi yang Dibuka

1. Sarjana Agen Intelijen

Terbuka bagi lulusan SMA/sederajat. Program ini berkaitan dengan kemampuan operasional intelijen, dengan profil lulusan diarahkan menjadi perwira intelijen spesialisasi Human Intelligence (HUMINT).

2. Sarjana Analis Intelijen

Juga terbuka bagi lulusan SMA/sederajat. Fokusnya pada kemampuan menganalisis informasi dan peristiwa untuk mendukung pengambilan keputusan strategis, dengan spesialisasi Intelligence Analysis Management.

3. Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber

Punya syarat jurusan lebih spesifik: lulusan SMK/MAK bidang teknologi, komputer, jaringan, dan multimedia, meliputi Desain Grafis, Komputer, Multimedia, Pengembangan Gim, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Jaringan Akses, serta Teknik Komputer dan Informatika.

Kuota STIN 2026 Terbatas

Hanya 100 taruna dan taruni yang akan diterima STIN pada 2026, terbagi menjadi 60 kursi Agen Intelijen, 20 kursi Analis Intelijen, dan 20 kursi Keamanan dan Intelijen Siber. Perbandingan gender ditetapkan 85 persen laki-laki dan 15 persen perempuan dari total kuota.

Ketentuan Fisik Calon Taruna

Tinggi badan diutamakan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, dengan berat badan proporsional. Namun kata "diutamakan" memberi ruang bagi peserta di bawah standar tersebut untuk tetap ikut seleksi asal punya prestasi atau kemampuan yang bisa dibuktikan. Selain tinggi dan berat badan, peserta juga wajib lolos pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan panitia.

Tahapan Seleksi Setelah Mendaftar

Setelah pendaftaran dan seleksi administrasi, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar serta rangkaian tes lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan, kebugaran, dan psikologi sesuai ketentuan penerimaan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua jurusan SMK bisa daftar program Keamanan dan Intelijen Siber?
Tidak, hanya jurusan yang berkaitan dengan komputer, jaringan, multimedia, dan teknologi seperti Desain Grafis, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Teknik Komputer dan Informatika.

Apakah lulusan Paket C bisa mendaftar STIN 2026?
Tidak, salah satu syarat STIN 2026 secara tegas menyebut peserta bukan lulusan Paket C, sehingga hanya lulusan SMA/SMK/sederajat reguler yang dapat mendaftar.

Kesimpulan

Dengan kuota 100 taruna, tiga pilihan program studi, dan jendela pendaftaran yang berlangsung sampai 30 Agustus 2026, calon peserta STIN 2026 perlu segera menyiapkan dokumen dan memastikan seluruh syarat akademik maupun fisik terpenuhi sebelum mendaftar lewat SSCASN BKN.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks