Pencarian

Geely Starray EM-i Meluncur di Indonesia, SUV PHEV Diklaim Tembus 1.000 Km

Senin, 24 Agustus 2026 • 16:06:01 WIB
Geely Starray EM-i Meluncur di Indonesia, SUV PHEV Diklaim Tembus 1.000 Km
Geely resmi meluncurkan Starray EM-i di Indonesia, SUV PHEV dengan klaim jarak tempuh hingga 1.000 kilometer.

JAMBI — Kehadiran Starray EM-i di pasar otomotif nasional menegaskan strategi Geely dalam segmen elektrifikasi. Alih-alih full electric, pabrikan asal China ini memilih jalur plug-in hybrid (PHEV) yang dinilai lebih adaptif dengan kondisi jalan dan kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia.

Kombinasi mesin bensin konvensional dan motor listrik membuat SUV ini tetap lincah di perkotaan, namun tidak cemas saat dipakai untuk perjalanan antar kota. Jarak tempuh hingga 1.000 km yang diklaim pun menjadi daya tarik utama, mematahkan anggapan bahwa mobil elektrifikasi selalu dibayangi rasa khawatir kehabisan baterai.

Teknologi EM-i Super Hybrid System: Bensin dan Listrik dalam Satu Kesatuan

Jantung pacu Starray EM-i mengandalkan sistem hybrid yang dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi bahan bakar. Teknologi EM-i Super Hybrid System memungkinkan kendaraan beroperasi secara cerdas, memilih sumber tenaga yang paling efisien berdasarkan kondisi berkendara.

Sistem ini menjadi pembeda utama dibandingkan model konvensional. Pada kecepatan rendah dan lalu lintas padat, motor listrik mengambil alih peran utama. Saat melaju di jalan tol atau membutuhkan akselerasi mendadak, mesin bensin bekerja sama dengan motor listrik untuk menghasilkan tenaga maksimal.

Menyasar Konsumen yang Ingin Elektrifikasi Tanpa Ribet

Segmen PHEV memang tengah naik daun di Indonesia. Starray EM-i hadir di tengah tren tersebut dengan menawarkan solusi bagi mereka yang ingin merasakan teknologi elektrifikasi namun belum sepenuhnya siap beralih ke mobil listrik murni.

Kemampuan mengisi ulang baterai melalui colokan listrik maupun bergantung pada mesin bensin saat baterai habis memberikan fleksibilitas. Untuk penggunaan harian di dalam kota, konsumen bisa mengandalkan mode listrik. Sementara untuk perjalanan jauh, mesin bensin siap menjadi penopang utama tanpa perlu khawatir mencari stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Strategi ini sekaligus menjawab salah satu kekhawatiran terbesar calon pembeli kendaraan elektrifikasi di Indonesia, yaitu ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang masih belum merata di berbagai daerah.

Daya Tarik Utama: Jarak Tempuh Jauh dan Biaya Operasional Efisien

Klaim jarak tempuh hingga 1.000 kilometer jelas menjadi nilai jual paling kuat. Angka tersebut memberikan rasa aman bagi pengguna yang kerap melakukan perjalanan lintas provinsi. Dengan sekali pengisian bahan bakar penuh dan baterai terisi, perjalanan Jakarta–Surabaya bisa ditempuh tanpa singgah di pom bensin.

Efisiensi bahan bakar yang ditawarkan juga berpotensi menekan biaya operasional harian secara signifikan. Konsumsi BBM yang irit saat mode hybrid aktif, ditambah kemampuan melaju dengan tenaga listrik murni untuk jarak pendek, membuat pengeluaran bulanan untuk bahan bakar bisa ditekan.

Bagi konsumen yang menempuh jarak 50 kilometer per hari untuk bekerja, sebagian besar perjalanan tersebut bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan daya listrik dari baterai. Ini berarti penghematan besar dibandingkan mobil bermesin bensin konvensional dengan kapasitas serupa.

Posisi Starray EM-i di Pasar SUV Elektrifikasi Indonesia

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Starray EM-i diposisikan sebagai pesaing serius di segmen SUV elektrifikasi. Kehadirannya menambah opsi bagi konsumen yang selama ini hanya memiliki sedikit pilihan mobil ramah lingkungan dengan jarak tempuh panjang.

Kombinasi desain SUV, teknologi hybrid modern, dan klaim efisiensi bahan bakar yang impresif menjadikannya kandidat kuat untuk merebut pangsa pasar. Ketertarikan konsumen Indonesia terhadap SUV yang tinggi, berpadu dengan kebutuhan akan kendaraan hemat energi, menempatkan Starray EM-i pada posisi yang strategis.

Keputusan Geely untuk membawa model ini ke Indonesia menunjukkan keseriusan mereka dalam pasar otomotif nasional. Penawaran nilai yang komprehensif, dari segi teknologi hingga biaya operasional, menjadi senjata utama untuk bersaing dengan merek-merek lain yang sudah lebih dulu mapan.

Follow www.halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: moladin.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks