JAMBI — Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh instansi, termasuk Kantor Pertanahan Kota Jambi, untuk kembali meneguhkan nilai-nilai dasar negara sebagai jangkar stabilitas sosial. Dalam pernyataan resminya, keluarga besar instansi tersebut menyampaikan bahwa di tengah kemajemukan bangsa, Pancasila terbukti berhasil menjaga harmoni dan mengubah perbedaan menjadi kekuatan bersama.
Pancasila Bukan Sekadar Simbol Seremonial
Kantor Pertanahan Kota Jambi menekankan bahwa esensi tertinggi dari Pancasila adalah kemampuannya menyatukan seluruh elemen bangsa. Peringatan tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga sebagai momentum untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur dalam praktik kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pelayanan publik.
Pelayanan Publik yang Berkeadilan Jadi Target
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, jajaran Kantor Pertanahan Kota Jambi mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama di Kota Jambi, untuk terus mengamalkan sila-sila Pancasila. Tujuannya jelas: mewujudkan pelayanan publik yang adil, transparan, dan merata bagi semua warga tanpa memandang latar belakang.
Pesan ini menjadi relevan mengingat sektor pertanahan kerap bersinggungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, diharapkan setiap proses pelayanan dapat berjalan profesional dan bebas dari diskriminasi.
Dari Lokal ke Global: Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia
Peringatan tahun ini juga membawa pesan mendalam bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai pemersatu internal bangsa Indonesia. Lebih dari itu, dasar negara ini dinilai menjadi fondasi penting bagi terciptanya perdamaian di tingkat dunia. Semangat gotong royong dan musyawarah yang terkandung di dalamnya relevan untuk diterapkan dalam hubungan antarbangsa.
Kantor Pertanahan Kota Jambi berharap, semangat persatuan yang lahir dari peringatan 1 Juni ini dapat terus terpatri dalam keseharian, bukan hanya di lingkungan instansi, tetapi juga di tengah masyarakat Jambi secara luas.